PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Sahrin Hamid, juru bicara Anies Baswedan, mengungkapkan alasan mengapa Anies tidak mencalonkan diri dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat.
Menurut Sahrin, salah satu faktor utamanya adalah minimnya aspirasi dari masyarakat setempat.
Baca Juga: Romi-Amru Resmi Mendaftar, KPU Kayong Utara Nyatakan Berkas Lengkap
"Di Jakarta, banyak warga yang mendorong Mas Anies untuk maju dalam Pilkada, dan itu juga tercermin dalam keputusan partai di tingkat wilayah dan daerah," ujar Sahrin.
"Namun, untuk Jawa Barat, belum ada permintaan khusus dari masyarakat atau partai politik di daerah," jelas Sahrin dalam konferensi pers pada Kamis, 29 Agustus 2024.
Sahrin juga menyampaikan bahwa Anies berterima kasih atas tawaran untuk maju dalam Pilgub Jabar dari salah satu partai politik.
Namun, setelah mempertimbangkan tawaran tersebut, Anies memutuskan untuk tidak maju di Jawa Barat.
Baca Juga: Poros Ketiga di Pilgub Kalbar 2024, Muda Mahendrawan Gandeng Mantan Ketua DAD Jakius Sinyor
"Alasan utama yang bisa kami sampaikan adalah perbedaan situasi antara Jawa Barat dan Jakarta. Di Jakarta ada dukungan dan aspirasi dari masyarakat serta partai politik, sedangkan di Jawa Barat, hal tersebut baru muncul hari ini, sehingga ini menjadi salah satu pertimbangan utama," tambahnya. ***
Artikel Terkait
Podcast Merry Riana, Anies Baswedan Sebut Dana Rp50 Miliar Bentuk Dukungan Menang Pilkada 2017 Bukan Utang
Anies Baswedan Bersyukur JIS Kini Digunakan di Era Erick Thohir
Uskup Agung Pontianak Titip Pesan Persatuan dan Keadilan Saat Bertemu Anies Baswedan
Anies Baswedan: Saya Akan Bangun Indonesia yang Damai dan Teduh, saat Bertemu Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus
Tissot PRC200 Chronograph, Jam Tangan Kesayangan Anies Baswedan, Begini Spesifikasinya Sobs
Anies Baswedan Sebut Strategi Penyaluran KUR Melalui Koperasi untuk Petani, Nelayan dan Peternak. BUMN akan Dikoperasikan