Yuenchi menduga namanya dikaitkan dengan Febrie karena pernah bekerja sebagai advokat di sebuah kantor hukum yang berada di sekitar kawasan Kejaksaan Agung.
"Saya menduga hal ini terjadi karena saya pernah bekerja sebagai advokat di kantor hukum berinisial BS yang berada di sekitar kantor Kejaksaan Agung," jelasnya.
Ia menegaskan seluruh pekerjaannya dijalankan secara profesional dan sesuai dengan kode etik advokat.
"Saya melakukan pekerjaan secara profesional dan tidak pernah melanggar kode etik advokat maupun ketentuan perundang-undangan yang berlaku," tambahnya.
Yuenchi menyatakan akan mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak yang menyebarkan informasi yang dinilainya tidak benar.
"Saat ini saya dan tim sedang mendata akun maupun media sosial yang menyebarkan informasi yang tidak benar tentang saya," ungkapnya.
Ia memastikan akan menempuh jalur hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
"Terhadap pihak-pihak tersebut, saya akan mengambil langkah hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku," tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Yuenchi mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi serta tetap menjunjung asas praduga tak bersalah dan menghormati hak setiap warga negara atas perlindungan nama baik. ***