Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, peristiwa tersebut bermula ketika korban diduga tidak terima setelah mendapat teguran dari salah seorang terduga pelaku berinisial RA.
Perselisihan kemudian berlanjut hingga korban mengajak RA berkelahi satu lawan satu di belakang lingkungan SMA Unggul Binaan Pante Raya.
Namun, dalam perkembangannya, perkelahian tersebut melibatkan RA dan HR yang berhadapan dengan korban TA.
Aksi kekerasan itu kemudian direkam dan videonya beredar di media sosial hingga menjadi perhatian masyarakat.
Korban telah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Datu Beru Takengon dan masih menunggu hasil pemeriksaan CT scan.
Dalam video yang beredar, terlihat seorang pelajar mengenakan kaus hitam membanting dan memiting kepala korban.
Meski korban tampak sudah tidak berdaya, pelaku masih terlihat memukul dan menendang bagian kepala korban.
Setelah mendapat tendangan, korban sempat terdiam dan tidak bergerak hingga sejumlah siswa mendekatinya.
Dalam rekaman tersebut, terdengar seorang siswa meminta siswa lainnya memberikan pertolongan.
“Ada yang mau bantu dia? Ada yang mau bantu nggak?” ucap siswa tersebut.
Berdasarkan informasi awal, para pelaku diduga merupakan senior korban yang duduk di kelas tiga, sedangkan korban merupakan siswa kelas dua.
Polisi masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa untuk memastikan peran masing-masing pihak dalam kasus tersebut. ***
Artikel Terkait
Idealisme Saja Tak Cukup, Pers Juga Butuh Bisnis yang Sehat
Jejak Kasus Dugaan Penipuan Ruben Onsu hingga Jadi Tersangka
Seniman Ketoprak Bantul Sarjiyono alias Mbetut Meninggal Dunia Usai Ambruk di Panggung
Siswa SMP di Jambi Meninggal Usai Duel, Polisi Amankan Pelajar 13 Tahun
Kebakaran Hanguskan 129 Rumah di Kampung Adat Sade Lombok, 320 Warga Terdampak
Karhutla Datang, Jangan Jadikan Peladang Menantang