Saat berbelok ke kiri, kendaraan tersebut diduga kehilangan konsentrasi hingga menabrak taksi listrik jenis VinFast bernomor polisi L-1611-UG yang sedang terparkir di sisi kanan jalan.
Alih-alih berhenti, ENR kemudian meninggalkan lokasi dan melanjutkan perjalanan menuju Jalan Gubernur Suryo.
Rangkaian kecelakaan berlanjut ketika Outlander tiba di sekitar depan Alun-Alun Surabaya.
Di lokasi tersebut, kendaraan kembali menabrak seorang warga berinisial RPK yang sedang menaikkan barang ke mobil pikap Mitsubishi L300 miliknya yang terparkir.
Benturan keras membuat RPK mengalami luka berat. Korban kemudian dievakuasi ke UGD RSUD Dr Soetomo Surabaya untuk mendapatkan perawatan medis.
Namun, akibat luka yang dialaminya, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
Situasi setelah kecelakaan juga menjadi perhatian setelah video kejadian beredar di media sosial.
Dalam rekaman tersebut, seorang perempuan mengenakan pakaian merah terlihat menunjuk-nunjuk warga sambil marah. Ia juga terdengar menantang orang-orang yang berada di sekitar lokasi.
ENR bahkan sempat keluar melalui sisi pintu mobil dan menunjukkan sikap menantang sebelum akhirnya diamankan oleh petugas.
Polisi kini masih mendalami seluruh rangkaian kejadian, termasuk penyebab kecelakaan serta tindakan pengemudi setelah insiden tersebut. ***
Artikel Terkait
Siswa SMP di Jambi Meninggal Usai Duel, Polisi Amankan Pelajar 13 Tahun
Kebakaran Hanguskan 129 Rumah di Kampung Adat Sade Lombok, 320 Warga Terdampak
Karhutla Datang, Jangan Jadikan Peladang Menantang
Br Stephanus Paiman OFM Cap: Jangan Sederhanakan Karhutla dengan Menyalahkan Peladang Tradisional
P2D Kalbar Tolak Rencana Pencabutan Perda Perladangan Berbasis Kearifan Lokal
KPK Bongkar Dugaan Pemerasan Penerimaan Maba Unsoed, Rektor Jadi Tersangka