Mari mencari penyebab berdasarkan data.
Mari mencegah kebakaran berdasarkan ilmu.
Mari menegakkan hukum berdasarkan bukti.
Dan mari menghormati masyarakat berdasarkan martabat kemanusiaannya.
Kami orang Dayak.
Kami memiliki adat.
Kami memiliki leluhur.
Kami memiliki tanah dan ladang.
Kami memiliki tanggung jawab terhadap alam.
Dan kami juga memiliki Merah Putih di dalam hati kami.
Dayak cinta NKRI.
Bukan untuk menjadi tameng ketika negeri terbakar.
Bukan untuk menjadi pihak pertama yang disalahkan ketika asap datang.
Tetapi untuk menjadi bagian dari solusi menjaga tanah air.
Sebab pada akhirnya, menjaga Kalimantan berarti menjaga Indonesia.
Artikel Terkait
Kabut Asap Karhutla Selimuti Banjarbaru, Kualitas Udara Masuk Kategori Berbahaya
Remaja Palangka Raya Viral Padamkan Karhutla Pakai Kostum Superman, Dapat Apresiasi Menhut
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Berdampak ke Malaysia, 108 Sekolah di Sarawak Ditutup
Kabut Asap Karhutla Kepung Kalimantan, Pengendara Saling Adu Klakson
Mencabut Perda Karhutla: Sesat Data dan Cacat Hukum
AMAN Kalbar Minta Penanganan Karhutla Tetap Hormati Hak Masyarakat Adat