Idealisme Saja Tak Cukup, Pers Juga Butuh Bisnis yang Sehat

photo author
Patrisia Yosi, Pontianak Globe
- Senin, 24 Agustus 2026 | 08:05 WIB
Media di Persimpangan: Ketika Idealisme Tak Cukup Membayar Gaji
Media di Persimpangan: Ketika Idealisme Tak Cukup Membayar Gaji

Yang gagal adalah model bisnis yang belum mampu mengubah kepercayaan menjadi keberlanjutan.

Inilah persimpangan media hari ini.

Kita tidak perlu mengurangi idealisme agar bisnis tumbuh. Namun, kita juga tidak bisa terus meneriakkan idealisme sambil membiarkan perusahaan pers perlahan-lahan kehabisan napas.

Sebab pada akhirnya, wartawan tetap harus membawa pulang gaji. Perusahaan tetap harus membayar tagihan. Dan jurnalisme berkualitas tetap membutuhkan biaya.

Masa depan pers karena itu bukan memilih antara idealisme atau bisnis.

Tantangannya jauh lebih besar: bagaimana menjadikan idealisme sebagai fondasi bisnis yang berkelanjutan, tanpa pernah menjual idealismenya. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Patrisia Yosi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

KAMMI Tolak Rencana Aksi AMPB di DPR pada 27 Agustus

Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:30 WIB

MBG Perlu Evaluasi Model, Bukan Sekadar Dapur

Jumat, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB
X