Wacana Soeharto Jadi Pahlawan Muncul Lagi, Hasan Nasbi Ungkap Alasannya

photo author
Nugroho Christian, Pontianak Globe
- Sabtu, 1 November 2025 | 14:51 WIB
Mantan Kepala Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi sebut Soeharto layak diberi gelar pahlawan nasional.  (Dok. YouTube/Hasan Nasbi)
Mantan Kepala Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi sebut Soeharto layak diberi gelar pahlawan nasional. (Dok. YouTube/Hasan Nasbi)

Wacana penetapan Soeharto sebagai pahlawan nasional bukan hal baru. Sejak beberapa tahun terakhir, topik ini kerap muncul dan menimbulkan perdebatan publik.

Sebagian pihak menilai Soeharto berjasa besar dalam pembangunan ekonomi dan stabilitas politik nasional, terutama pada dekade 1980-an hingga awal 1990-an.

Namun, sebagian lain mengingatkan adanya catatan pelanggaran hak asasi manusia, pembatasan kebebasan pers, serta praktik korupsi di masa pemerintahannya.

Setiap tahun, menjelang peringatan Hari Pahlawan pada 10 November, pemerintah melalui Kementerian Sosial melakukan seleksi terhadap tokoh-tokoh yang diusulkan untuk mendapatkan gelar pahlawan nasional.

Baca Juga: Gibran Dituding Lewatkan Momentum Kepemudaan, Roy Suryo Beri Sindiran Pedas

Proses ini melibatkan Tim Peneliti, Pengkaji, dan Penilai Gelar Pahlawan Nasional (TP3PN) yang terdiri atas sejarawan, akademisi, dan perwakilan lembaga negara.

Hasil kajian tersebut kemudian diajukan kepada Presiden untuk mendapat persetujuan akhir.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Nugroho Christian

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X