Setelah Disebut Malas, Pertamina Kini Dapat Pujian dari Menkeu Purbaya

photo author
Nugroho Christian, Pontianak Globe
- Jumat, 24 Oktober 2025 | 13:46 WIB
Menkeu Purbaya ungkap hasil pertemuan dengan Pertamina.  (Dok. Instagram/menkeuri)
Menkeu Purbaya ungkap hasil pertemuan dengan Pertamina. (Dok. Instagram/menkeuri)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap hasil pertemuannya dengan Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, yang berlangsung di Kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kamis malam, (23/10/2025). Salah satu topik utama dalam pembahasan tersebut adalah soal pembangunan kilang minyak di Indonesia.

Usai pertemuan, Purbaya memberikan pujian kepada Simon yang dinilainya lebih terbuka terhadap kritik, terutama setelah pernyataannya beberapa waktu lalu soal 'malas bangun kilang' sempat ramai dibicarakan publik.

“Dia (Simon) membahas kritikan saya di DPR, dan bilang justru senang. Sekarang saatnya membangun kilang ke depan,” ujar Purbaya kepada awak media.

“Dia lebih positif dibanding direktur-direktur utama sebelumnya. Dia menerima kritik dan ingin maju bersama saya untuk memajukan dunia perminyakan di Indonesia,” lanjutnya.

Baca Juga: Prabowo Kagum pada Presiden Brasil: 'Beliau Sudah Tiga Periode, Hebat Sekali!'

Dalam pertemuan itu, Purbaya juga menyoroti lemahnya sektor hulu Pertamina yang berdampak langsung terhadap penurunan produksi minyak nasional.

“Saya kritik soal hulu, dan dia bilang mau mengembangkannya. Karena lifting itu nggak mungkin naik kalau nggak ada penemuan ladang baru,” kata Purbaya.

Ia menegaskan, tanpa eksplorasi tambahan, produksi minyak dalam negeri akan terus menurun meski ada upaya efisiensi di sektor lain.

“Kalau yang sekarang cuma diakalin, tetap akan turun. Jadi harus ada eksplorasi di hulu lagi. Katanya dia mau, tapi kita lihat nanti mampu apa enggak,” tambahnya.

Mengenai target penguatan sektor hulu, Purbaya belum bisa memastikan jangka waktunya.

“Mungkin jangka menengah, tapi dia (Simon) yakin bisa masuk ke sektor hulu,” ujarnya.

Beberapa minggu sebelumnya, Purbaya sempat menyinggung keras Pertamina saat rapat bersama Komisi XI DPR RI pada 30 September 2025.

Dalam rapat itu, ia menyoroti meningkatnya subsidi energi yang membebani APBN dan menyebut Pertamina tidak agresif dalam membangun kilang baru.

“Kita pernah bangun kilang baru nggak? Nggak pernah. Sejak krisis 1998 sampai sekarang, nggak pernah bangun kilang baru,” tegas Purbaya kala itu.

Ia bahkan menyebut, “Kilang itu bukan kita nggak bisa bikin, cuma Pertaminanya malas-malasan aja.”

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Nugroho Christian

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X