“Proyek kecil yang masif dan inklusif akan jauh lebih efektif dibanding proyek besar yang terpusat. Komunitas lokal tahu kebutuhan mereka sendiri, bukan justru kehilangan lahan karena proyek ketahanan pangan yang membabat hutan,” katanya. ***
“Proyek kecil yang masif dan inklusif akan jauh lebih efektif dibanding proyek besar yang terpusat. Komunitas lokal tahu kebutuhan mereka sendiri, bukan justru kehilangan lahan karena proyek ketahanan pangan yang membabat hutan,” katanya. ***
Artikel Terkait
Benarkah Ada Pencemaran Residu Isoprocarb dalam Kopi Indonesia?
Potensi Karbon Indonesia Luar Biasa. Begini Tawaran Menteri Bahlil Lahadalia Terkait Mekanisme Pasar Karbon
Alila Villas Uluwatu, Resor di Bali Komitmen Kelola Limbah Daur Ulang Produksi Gelas Minum Hingga Sandal
Perbaikan Kultur dan Regulasi Perlu untuk Kurangi Dampak Pencemaran Sungai
Denmark Beri Label Harga Karbon pada Sapi: Pajak Rp1,57 Juta Per Ekor Dimulai 2030
Pencemaran di Raja Ampat, KLHK Temukan Tambang Tanpa Dokumen Lingkungan, Catat Ini Nama Perusahannya