bisnis-market

Negara ini Impor Sarden Dari Indonesia Melalui Pasific Harvest Senilai Rp42,4 Miliar

Rabu, 23 November 2022 | 13:33 WIB
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan saat melepas ekpsor ikan sarden kaleng produksi Pacific Harvest ke Australia (Sumber: Kementerian Perdagangan)

PONTIANAKGLOBE -- Indonesia mengirim atau ekspor perdana produk ikan sarden tahap pertama ke Australia senilai US$902.000 atau senilai Rp14 miliar dari total US$2,7 juta atau Rp42,4 miliar hingga akhir 2022 ini.

Adapun produsen yang ekspor ikan sarden tersebut adalah CV Pasific Harvest. Perusahaan yang berdiri pada 1993 berdomisili di Banyuwangi tersebut mengolah produk hasil laut selain sarden kaleng, ada pula makerel kaleng, tuna kaleng, ikan beku, tepung ikan dan minyak ikan.

Export Manager CV. Pasific Harvest Anang Kurniawan mengapresiasi Kemendag dalam mempromosikan produk boga bahari Indonesia melalui kantor-kantor Indonesian Trade Promotion Center (ITPC).

“Ikan sarden dan tuna sangat bisa dikembangkan untuk pasar Australia dan Selandia Baru. Hal yang perlu dibenahi bersama adalah segi bahan bakunya. Kami juga berharap ada kemudahan fasilitas pengurusan impor kemasan kaleng dan stabilitas harga bahan baku,” kata Anang disela pelepasan ekspor ikan sarden dari siaran pers dikutip Pontianak Globe, Rabu 23 November 2022.

Perusahaan telah berkembang sangat pesat sebagai hasil dari komitmen yang kuat dan kini memiliki tiga pabrik di atas lahan seluas kurang lebih 6 hektare.

Pelepasan tersebut dihadiri langsung Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan Veri Anggrijono Wakil Bupati Banyuwangi H. Sugirah dan Direktur Utama CV. Pasific Harvest Aminoto.

Mendag Zulkifli Hasan mengatakan keberhasilan CV. Pasific Harvest, terutama di tengah kondisi ekonomi global yang penuh tantangan. Keberhasilan menembus pasar Australia bagi CV Pasific Harvest ini menunjukkan selalu ada peluang dalam kondisi apa pun.

"Kita perlu mendukung perusahaan yang bergerak di bidang boga bahari agar semakin maju, menyerap lebih banyak tenaga kerja, serta memenuhi pasar dalam negeri dan mancanegara. Perusahaan ini sangat strategis karena menyerap hasil laut lalu diolah untuk kepentingan dalam negeri dan tujuan ekspor," kata Zulkifli.

Sebagai informasi, pada periode Januari–September 2022, ekspor produk ikan sarden kaleng Indonesia mencapai US$38,02 juta atau tumbuh 2,11% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Australia menempati urutan ke-28 sebagai negara tujuan ekspor produk ikan sarden kaleng Indonesia. Pada periode Januari–September 2022, nilai capaian ekspor ikan sarden kaleng Indonesia ke Australia adalah US$359 ribu.

Sementara pada 2021, Indonesia menjadi eksportir andalan produk ikan sarden kaleng urutan ke-7 dunia dengan nilai ekspor Indonesia tercatat sebesar US$50,09 juta tumbuh positif sepanjang periode 5 tahun (2017–2021) yaitu sebesar 22,38%.

Tags

Terkini