PONTIANAKGLOBE -- Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan melepas sebanyak 6.000 bibit ekor ikan nila di Desa Lubuk Antuk, Kecamatan Hulu Gurung, Kapuas Hulu sebagai upaya memaksimalkan lahan pertanian dan perikanan.
Desa Lubuk Antuk memang dikenal sebagai salah satu lumbung padi bagi Kabupaten Kapuas Hulu sehingga penting untuk memaksimalkan lahan pertanian untuk menghasilkan komoditas pertanian.
Bupati Fransiskus Diaan mengatakan melalui Mina Padi yang memanfaatkan genangan air sawah sebagai kolam budidaya ikan maka dapat menghasilkan produksi ikan secara organik dan ramah lingkungan, dan mencegah serta menahan alih fungsi lahan.
"Jadi ini sangat bagus mengakomodasikan antara sawah dan perikanan, saling mendapatkan manfaat sehingga masyarakat mengelolan dan menyerap tenaga kerja bersifat padat karya," kata Fransiskus Diaan dikutip Pontianak Globe, Sabtu (19 November 2022).
Langkah Pemda Kapuas Hulu menebar bibit ikan memang patut diapresiasi karena kabupaten ini memiliki potensi perairan yang besar.
Sebelumnya, Wakil Bupati Kapuas Hulu Wahyudi Hidayat melepas bibit Ikan di Desa Suka Maju Kecamatan Mentebah sebanyak 25.000 ekor benih ikan patin dan nila.
Wabup Wahyudi Hidayat mengatakan pelepasan benih ikan itu untuk mempertahankan ketahanan pangan hewani, dapat meningkatan pencapaian angka konsumsi ikan masyarakat.
"Serta dapat meningkatkan pendapatan desa / masyarakat Desa Sukamaju Kecamatan Mentebah. Ketahanan Pangan Hewani salah satu kegiatan prioritas (Pemda)," kata Wahyudi.
Artikel Terkait
Siapa Lidya Natalia Sartono? Perempuan Dayak asal Kapuas Hulu, Mantan Ketua PMKRI Raih Gelar Doktor Pendidikan