Siasat Atur Gaji UMR Pakai Metode Lemari Kosong, Budgeting Praktis Anti Ribet

photo author
Stefanus Akim, Pontianak Globe
- Jumat, 29 Mei 2026 | 16:05 WIB
Metode Lemari Kosong adalah satu di antara cara efektif membagi gaji mu sesuai dengan peruntukan, bahkan kamu masih bisa investasi.  (Pexels @Tima Miroshnichenko)
Metode Lemari Kosong adalah satu di antara cara efektif membagi gaji mu sesuai dengan peruntukan, bahkan kamu masih bisa investasi. (Pexels @Tima Miroshnichenko)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Bagi sebagian besar Gen Z yang baru menapakkan kaki di dunia kerja, menerima gaji UMR (Upah Minimum Regional) sering kali memicu dilema.

Di satu sisi senang akhirnya punya penghasilan sendiri, tapi di sisi lain pusing karena uangnya seolah cuma "numpang lewat".

Baca Juga: Ekonomi Kreatif dari Kamar Kos, Anak Muda Pontianak Bisa Dapat Cuan Dolar Lewat Freelance Remote Working

Apalagi kalau kamu tinggal di kota berkembang seperti Pontianak, di mana godaan nongkrong di warung kopi modern dan kafe estetik makin hari makin menjamur.

Kalau kamu selalu gagal pakai aplikasi keuangan yang rumit dan bikin pusing, ini saatnya kamu mencoba trik finansial super simpel: Metode Lemari Kosong.
 
Apa Itu Metode Lemari Kosong?
Bayangkan kamu punya lemari pakaian yang kosong melompong.
 
Kalau kamu memasukkan semua baju secara acak tanpa sekat, lemari akan langsung berantakan dan kamu bakal kesulitan mencari baju saat buru-buru.
 
Sama halnya dengan gaji.
 
 
Begitu uang masuk ke rekening, jangan biarkan dia menumpuk di satu tempat tanpa kejelasan.
 
Kamu harus membaginya ke dalam 3 "laci" virtual terpisah begitu gajian tiba.
 
Rumus dasarnya adalah 50/30/20, tapi kita sesuaikan dengan realitas gaji UMR kamu:
 
1. Laci Utama: 50% untuk "Bertahan Hidup" (Living)
Setengah dari gaji kamu wajib langsung diamankan untuk kebutuhan mutlak yang kalau tidak dibayar, hidupmu bakal kacau.
 
Isinya: Bayar kosan/kontrakan, tagihan listrik, bensin, makan sehari-hari, dan kuota internet (karena internet adalah jalan ninjamu untuk tetap produktif).
 
Tips: Jika UMR kamu di kisaran Rp2,9 juta, berarti jatah maksimal untuk pos ini adalah sekitar Rp1,45 juta. Jangan pernah mengambil uang dari laci ini untuk urusan di luar kebutuhan pokok.
 
 
2. Laci Masa Depan: 20 Perse untuk "Investify" (Saving & Investing)
Jangan tunggu sisa akhir bulan baru menabung, karena faktanya uangmu TIDAK AKAN PERNAH sisa.
 
Begitu gajian, langsung potong 20% (sekitar Rp580 ribu) untuk masa depanmu.
 
Isinya: Dana darurat dan investasi mikro. Taruh uang ini di Reksa Dana Pasar Uang (RDPU) atau emas digital lewat aplikasi legal yang sudah kita bahas sebelumnya.
 
Tujuan: Laci ini adalah pelindungmu jika tiba-tiba HP rusak, motor butuh servis besar, atau ada keperluan mendesak lainnya.
 
3. Laci Waras: 30 Persen untuk "Gaya Hidup" (Playing)
Ini dia bagian terbaiknya.
 
Metode ini sama sekali tidak melarangmu untuk bersenang-senang.
 
Kamu tetap punya jatah 30% (sekitar Rp870 ribu) untuk menikmati hidup agar tidak stres atau mengalami burnout.
 
Isinya: Uang nongkrong di kafe, beli kopi susu kekinian, nonton bioskop, bayar langganan streaming, hingga belanja baju incaran.
 
Aturannya: Jika uang di laci waras ini habis di minggu ketiga, artinya aktivitas sosialmu harus libur sampai gajian bulan depan. Nikmati hiburan gratisan di rumah tanpa menyentuh dua laci lainnya.
 
Mengapa Metode Ini Berhasil?
Kunci dari Metode Lemari Kosong adalah pembatasan mental.
 
Dengan memisahkan uang ke dalam rekening digital yang berbeda (sekarang banyak bank digital yang menyediakan fitur "kantong" atau "saku" gratis tanpa biaya admin), kamu akan tahu persis batasan pengeluaranmu.
 
Kamu bisa healing dengan tenang tanpa rasa bersalah karena tahu kebutuhan pokok dan investasi masa depanmu sudah aman di lacinya masing-masing. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Stefanus Akim

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X