bisnis-market

KKP Ingin Poklahsar GPS Bandung Penyuplai Katering Jamaah Haji Konsisten Jaga Kualitas Ikan Bandeng

Selasa, 30 Mei 2023 | 20:31 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan saat mengunjungi oklahsar) Global Pangan Sadulur (GPS) Bandung (Sumber foto: KKP)

PONTIANAKGLOBE -- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berharap Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) Global Pangan Sadulur (GPS) Bandung konsisten mengelola produk bandeng sehingga dapat menjangkau pasar lebih luas lagi.

Sebagaimana diketahui, Poklahsar GPS merupakan pelaku UMKM yang memproduksi penyediaan bandeng tanpa duri untuk konsumsi jamaah haji 2023 yang dikoordinir oleh Asosiasi Pengusaha Bandeng Indonesia (ASPUBI).

Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDS), Budi Sulistiyo mengatakan KKP keberhasilan Poklahsar GPS tidak lepas dari pendampingan dan fasilitasi pembiayaan UMKM untuk bisa mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp100 juta untuk pengembangan usahanya.

"Saat ini, mereka memiliki sekitar 300 jaringan distributor dan reseller se Jawa-Bali. Tak hanya itu, produk dipamerkan pada Expo Thaifex Anuga Asia di Thailand yang digelar pada 23-27 Mei 2023," kata Budi Sulistiyo dikutip Pontianak Globe, Rabu (30 Mei 2023).

Sebagai informasi, Poklahsar GPS memproduksi 3 ton/bulan dengan omset rata-rata sebesar Rp200 juta/bulan. Produk mereka juga telah mengantongi Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP), Hazard Analysis and Critical Control Point (HAACP), Standar Nasional Indonesia (SNI), Halal, dan izin edar.

Poklahsar GPS mendatangkan bahan baku bandeng dari Karawang dan Lamongan dengan ukuran 6-8 ekor/Kg.

Tags

Terkini