Hal ini bertujuan agar Indonesia tidak lagi bergantung pada impor minyak olahan dari luar negeri.
Baca Juga: Skandal Korupsi Minyak Rp193 Triliun, Dirut Pertamina Jadi Tersangka, Ditjen Migas ESDM Digeledah
3. Usulan Proyek Penyimpanan BBM dan Kilang Minyak ke Prabowo
Bahlil mengungkapkan bahwa dirinya telah mengajukan proyek pembangunan fasilitas penyimpanan BBM (storage) dan kilang minyak (refinery) kepada Presiden terpilih Prabowo Subianto.
Saat ini, kapasitas penyimpanan BBM Indonesia hanya cukup untuk kebutuhan 21 hari.
Bahlil mengusulkan agar penyimpanan ditingkatkan hingga 30 hari guna memperkuat ketahanan energi nasional.
"Kami mendorong pembangunan refinery agar kita punya cadangan sendiri, dan minyaknya langsung dari dalam negeri," jelasnya.
Bahlil menekankan bahwa proyek ini memerlukan investasi besar, tetapi penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor BBM di masa depan. ***