Hal ini bertujuan agar Indonesia tidak lagi bergantung pada impor minyak olahan dari luar negeri.
Baca Juga: Skandal Korupsi Minyak Rp193 Triliun, Dirut Pertamina Jadi Tersangka, Ditjen Migas ESDM Digeledah
3. Usulan Proyek Penyimpanan BBM dan Kilang Minyak ke Prabowo
Bahlil mengungkapkan bahwa dirinya telah mengajukan proyek pembangunan fasilitas penyimpanan BBM (storage) dan kilang minyak (refinery) kepada Presiden terpilih Prabowo Subianto.
Saat ini, kapasitas penyimpanan BBM Indonesia hanya cukup untuk kebutuhan 21 hari.
Bahlil mengusulkan agar penyimpanan ditingkatkan hingga 30 hari guna memperkuat ketahanan energi nasional.
"Kami mendorong pembangunan refinery agar kita punya cadangan sendiri, dan minyaknya langsung dari dalam negeri," jelasnya.
Bahlil menekankan bahwa proyek ini memerlukan investasi besar, tetapi penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor BBM di masa depan. ***
Artikel Terkait
Fatwa MUI Serukan Boikot Produk Israel, Begini Dampaknya Bagi Investasi Menurut Bahlil Lahadalia
FOKUSMAKER Dukung Bahlil Lahadalia sebagai Calon Ketua Umum Golkar: Sosok Tepat untuk Pimpin Partai
Bahlil Tunjuk Tiga 'Srikandi Parlemen' dalam Pengurus Inti Golkar 2024-2029, Berikut Susunan Pengurus
Sutarmidji-Didi Haryono Amankan Dukungan Golkar dan 6 Partai Lain untuk Pilgub Kalbar, Begini Respon Bahlil Lahadalia
Pembatasan BBM Subsidi Batal 1 Oktober, Kapan Kebijakan Akan Berlaku? Simak Penjelasan Monohok Bahlil Lahadalia
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Tegaskan Harga LPG 3 Kg Rp19.000 Sudah Mahal, Ini Aturan Barunya