PONTIANAKGLOBE -- Kementerian Perdagangan dorong Provinsi Lampung menjadi lumbung komoditas kedelai bagi konsumsi domestik dan ekspor dari Indonesia.
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan untuk mewujudkan harapan tersebut maka perlu dukungan dari berbagai instansi terkait menyediakan bibit kedelai unggul agar dapat menghasilkan jumlah yang banyak.
Selain itu, menurutnya, agar petani kedelai di Lampung bergairah dan senang maka pemerintah mesti membeli kedelai dari petani dengan harga yang menguntungkan bagi petani.
"Harus ada kerja sama dari semua instansi terkait. Ini baru permulaan. Kita harap 5-6 tahun mendatang akan terjadi perubahan kalau kita bareng-bareng," kata Zulkifli Hasan dikutip Pontianak Globe, Jumat (2 Juni 2023).
Sementara itu, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan pemerintah berkomitmen bertahap mengurangi ketergantungan kedelai impor dari luar negeri dengan mendorong pertanian kedelai dalam negeri lebih maju.
Sebagai informasi, saat ini Provinsi Lampu baru mampu mengisi 5.000 ton kedelai per tahun untuk Indonesia.
Artikel Terkait
Pengangguran di Kalbar Turun 7,28 Persen, Pekerja Banyak Pilih Bekerja di Pertanian Sepanjang 2023
Pembebasan Bea Masuk Minyak Kedelai Picu Harga Pungutan Ekspor CPO Turun 9,3%