PONTIANAKGLOBE -- Badan Pusat Statistik mencatatkan pengangguran di Kalimantan Barat (Kalbar) mengalami penurunan pada Februari 2023 sebesar 7,28% dibandingkan dengan periode sama Februari 2022.
Angka pengangguran di Kalbar pada periode Februari 2022 sebanyak 139.360 orang dan turun menjadi 129.220 orang pada Februari 2023.
Sementara itu, angka ketenagakerjaan yang bekerja naik sebesar 0,17% atau dari 2,72 juta pada Februari 2023 menjadi 2,73 juta.
Jika dari komposisi penduduk kerja menurut lapangan pekerjaan utama penyerapan tertinggi dari kelompok sektor pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 45,26%, kelompok perdagangan besar dan eceran sebesar 14,67%.
"Kelompok konstruksi sebesar 6,91% dan industri pengolahan sebesar 6,85%," papar BPS dikutip Pontianak Globe, Sabtu (6 Mei 2023).
Angkatan kerja di Kalbar juga bekerja di sektor akomodasi dan makan minum sebesar 5,12%, administrasi pemeirntahan sebesar 4,43%, pendidikan mencapai 4,22%, aktivitas jasa lainnya mencapai 3,02%, pertambangan dan penggalian sebesar 2,94%.
Selain itu, bekerja di sektor kelompok kesehatan dan kegiatna sosial mencapai 1,62%, profesional dan perusahaan sebesar 0,66%, aktivitas keuangan dan asuransi mencapai 0,58%, informasi dan komunikasi sebesar 0,50%, real estate mencapai 0,17%.
Kelompok yang bekerja di treatmen air, sampah dan daur ulang sebesar 0,12% dan pengadaan listrik dan gas mencapai 0,06%.
Artikel Terkait
Kamar Dagang Malaysia dan China Tekan MoU Kerjasama Minyak Sawit, Dorong Penggunaan CPO Dengan AI
GAPKI Ingin Produksi Kelapa Sawit Meningkat Melalui Peremajaan Sawit Rakyat
Ekspor Olahan Minyak Kelapa Sawit Naik Sebanyak 2,25 Juta Ton, China Sumbang Permintaan Tertinggi