PONTIANAKGLOBE -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sosialisasi literasi keuangan kepada kepada pengurus dan anggota Fatayat NU agar mendapatkan pemahaman menghindari dari penipuan investasi Bodong.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi mengatakan sebagian besar korban ingin mendapatkan uang dan keuntungan yang besar dalam waktu yang singkat dan dengan upaya seminimal mungkin.
Selain itu, lanjutnya, ditambah lagi, para korban rata-rata tidak memiliki pengetahuan yang memadai mengenai produk investasi.
"Kami berharap bisa memberikan edukasi tentang investasi termasuk investasi syariah yang tepat dan legal agar masyarakat memahami betul bahwa jika kita ingin mendapatkan keuntungan, itu pasti butuh usaha, butuh waktu, tidak ada yang instan," kata Inarno Djajadi dikutip Pontianak Globe, Selasa (11 April 2023).
Hal itu disampaikannya saat menggelar sosialisasi didampingi Ketua Umum Pengurus Pusat Fatayat NU, Margaret Aliyatul Maimunah serta Anggota Komisi XI DPR-RI, Ela Siti Nuryamah.
Kegiatan itu dihadiri lebih dari 150 orang pengurus dan anggota Fatayat NU. Hadir juga Analis Senior Direktorat Pengembangan Pasar Modal dan Pasar Modal Syariah dan Direktur Pengembangan PT Bursa Efek Indonesia.
Artikel Terkait
Minim Dukungan, Presiden Jokowi Minta OJK Lirik Hilirisasi Komoditas Ikan, Rumput Laut dan Minerba
OJK Ingin UMKM Naik Kelas Dengan Mengoptimalkan Pemasaran Digital
OJK Kirim Surat ke Perbankan Agar Produk Kekayaan Intelektual Dapat Menjadi Agunan Kredit