Danantara Gandeng Chandra Asri dan INA Bangun Pabrik Kimia Rp13 Triliun, Masuk PSN Dorong Ekonomi Tumbuh 8% per Tahun

photo author
Nugroho Christian, Pontianak Globe
- Rabu, 18 Juni 2025 | 12:19 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto saat hadiri acara Town Hall Danantara Indonesia 2025 di Jakarta Convention Center (JCC), Senin 28 April 2025. (Setpres)
Presiden RI Prabowo Subianto saat hadiri acara Town Hall Danantara Indonesia 2025 di Jakarta Convention Center (JCC), Senin 28 April 2025. (Setpres)

Masuk Proyek Strategis Nasional

Proyek ini telah ditetapkan sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN). Pemerintah berharap proyek ini bisa mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8% per tahun.

Baca Juga: Dibela Sang Mertua, Jennifer Coppen Disebut Menantu dan Ibu yang Bertanggung Jawab

Selain itu, proyek ini diperkirakan menghasilkan devisa hingga Rp5 triliun per tahun dari ekspor ethylene dichloride serta menghemat impor soda kaustik senilai Rp4,9 triliun per tahun.

Tahap kedua proyek ini akan fokus pada peningkatan kapasitas produksi klor alkali dan produk-produk turunan berbasis klorin. Saat ini, studi kelayakan sedang dilakukan untuk menilai potensi pengembangan hilir.

Direktur Utama Chandra Asri Group, Erwin Ciputra, menyebut proyek ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat industri kimia nasional.

"Melalui kerja sama ini, kami membangun fondasi kuat bagi industri berkelanjutan dan pertumbuhan ekonomi nasional," katanya.

Sebagai dampak dari penandatanganan kerja sama ini, saham emiten terafiliasi Prajogo Pangestu, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), terpantau menguat. Pada perdagangan Selasa, 17 Juni 2025, saham TPIA naik 3,28% ke level Rp10.225. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Nugroho Christian

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X