SBY Soroti Keraguan Publik terhadap Danantara, Minta Rosan Roeslani dkk Buktikan Kecemasan Itu Tak Beralasan

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Selasa, 4 Maret 2025 | 17:53 WIB
Potret Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono. (Instagram @presidenyudhoyonoalbum)
Potret Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono. (Instagram @presidenyudhoyonoalbum)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menanggapi kekhawatiran sejumlah pihak terkait peluncuran Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara).

Ia meminta para pengelola Danantara untuk membuktikan bahwa kecemasan publik tidak akan menjadi kenyataan.

Baca Juga: Aan Baget, Musisi Dayak Kalimantan Membumi dengan Bahasa dan Karya

"Suara rakyat seperti itu seharusnya menjadi tantangan bagi para pengelola Danantara. Mereka harus bisa membuktikan bahwa kekhawatiran masyarakat tidak akan terjadi," ujar SBY melalui akun X resminya, @SBYudhoyono, pada Senin, 3 Maret 2025.

Menurut SBY, Danantara kini menjadi sorotan berbagai kalangan, termasuk ekonom, pengamat, dan politisi.

Kritik yang muncul terutama terkait dengan transparansi, akuntabilitas, serta potensi konflik kepentingan dan keterlibatan politik dalam pengelolaannya.

Baca Juga: Membangun Kepedulian Ekologis dan Iman di Tahun Yubelium 2025

Meski demikian, SBY meyakini bahwa Presiden Prabowo Subianto memiliki niat dan tujuan baik dalam membentuk lembaga investasi ini.

Ia menilai bahwa kehadiran Danantara bertujuan memperkuat investasi nasional.

"Saya berpendapat, keraguan dan kekhawatiran ini sebaiknya dipandang secara positif," kata SBY. "Artinya, mereka tidak ingin Danantara yang bertujuan mulia ini gagal atau melenceng dari tujuannya."

Baca Juga: Mulan Jameela Dukung Band Sukatani, Tegaskan Tindak Lanjut Jika Lagu Bayar Bayar Bayar Kembali Dihalangi

Sebagai informasi, Presiden Prabowo resmi meluncurkan BPI Danantara di Istana Kepresidenan Jakarta pada 24 Februari 2025.

Ia menunjuk Rosan Roeslani sebagai Kepala Danantara, dengan Erick Thohir sebagai Ketua Dewan Pengawas dan Muliaman Hadad sebagai Wakil Ketua Dewan Pengawas. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X