PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa aturan pembatasan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi belum dapat diterapkan.
Hal ini disebabkan masih dalam tahap finalisasi.
Baca Juga: Cara Daftar Online di Rumah Sakit TK II Kartika Husada Pontianak dengan Mudah melalui HP
Aturan ini rencananya akan diberlakukan mulai 1 Oktober 2024, namun hingga saat ini masih belum rampung.
Menurut Bahlil, pemerintah berhati-hati dalam menyusun aturan ini agar tidak memberatkan masyarakat, khususnya nelayan dan petani.
“Kami masih terus mematangkan aturan ini, tidak boleh tergesa-gesa. Kami perlu mempertimbangkan dampak saat diimplementasikan, terutama bagi kelompok masyarakat bawah seperti nelayan dan petani,” ujar Bahlil dalam keterangannya, Jumat, 11 Oktober 2024 dikutip dari Antara.
Aturan Pembatasan BBM Subsidi Hampir Rampung
Meski proses penggodokan aturan hampir selesai, Bahlil tidak dapat memastikan kapan kebijakan ini akan berlaku.
Dia menjelaskan bahwa aturan tersebut bisa saja selesai di pemerintahan Presiden Joko Widodo, atau mungkin baru akan diimplementasikan oleh Presiden terpilih, Prabowo Subianto.
“Tujuannya adalah agar BBM subsidi lebih tepat sasaran. Apakah nanti diterapkan di era Presiden Jokowi atau Presiden Prabowo, itu hanya masalah waktu saja,” jelasnya.
Baca Juga: Perjalanan Hidup Shahnaz Soehartono, Memutuskan Bercerai Setelah 10 Tahun Menikah, Begini Kisahnya
Penundaan Pembatasan BBM Subsidi
Sebelumnya, Bahlil sempat memberikan sinyal kuat bahwa pembatasan pembelian BBM bersubsidi, khususnya Pertalite, batal diberlakukan pada 1 Oktober 2024.
Hal ini disebabkan karena aturan mengenai siapa saja yang berhak menerima BBM bersubsidi masih dalam tahap pembahasan.
Artikel Terkait
Bikin Rugi Masyarakat, Sebanyak 45,5 Ton BBM Bersubsidi Dijual Kembali Dengan Harga Tinggi ke Pabrik
Erat Sinergisitas antara Pertamina dan Aparat Penegak Hukum dalam Mengungkap Penyalahgunaan BBM Bersubsidi
Solar Langka di Kalbar, Para Pengusaha Angkutan Logistik Ancam Mogok, Stop Beroperasi serta Desak Hapus Subsidi BBM
Anak Buah Ungkap Mafia BBM Malah Kena Demosi, Ini Deretan Kasus Serupa di Indonesia
Kabid Humas Polda NTT Kombespol Ariasandy SIK Tegaskan Berita Kasus BBM dan Mutasi Personel Polda NTT Tidak Benar
Polisi Kupang Ipda Rudy Soik Demosi, Polda NTT Bantah Terkait Kasus BBM, Begini Kasus Sebenarnya Menurut Kabid Humas