PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Banyak orang beranggapan bahwa makanan segar selalu lebih baik dibandingkan makanan beku.
Namun, para ahli gizi berpendapat bahwa beberapa makanan justru memiliki nilai gizi yang lebih tinggi saat dibekukan.
Baca Juga: Indonesia Kaji Susu Ikan sebagai Pengganti Susu Sapi untuk Program Makan Gratis Prabowo-Gibran
Menurut pakar nutrisi Rhiannon Lambert, tidak hanya buah dan sayuran yang lebih baik dalam keadaan beku, tetapi juga ikan dan daging.
Lambert menjelaskan kepada Mail Online, "Daging segar cenderung kehilangan nutrisi seiring waktu. Dengan memilih daging beku, kita dapat menjaga kualitas nutrisi dan rasa lebih baik."
Ia juga menekankan bahwa daging sapi atau ayam yang dibekukan bisa menghindarkan kita dari zat tambahan atau pengawet yang biasa ditambahkan pada daging segar untuk memperpanjang masa simpan.
Selain itu, ikan beku mampu mempertahankan kandungan asam lemak omega-3 yang penting untuk kesehatan jantung dalam waktu yang lebih lama.
Baca Juga: Menelisik Susu Ikan, Alternatif Nutrisi untuk Program Susu Gratis Prabowo-Gibran
"Penelitian terbaru menunjukkan bahwa sebagian besar omega-3 pada ikan beku tetap terjaga hingga tiga bulan," ungkapnya.
Sayuran beku juga menawarkan keunggulan nutrisi.
Beberapa jenis sayuran, seperti brokoli, jagung, dan kacang edamame, lebih baik jika dibeli dalam kondisi beku.
Lambert menambahkan, "Kandungan riboflavin (vitamin B2) dalam brokoli beku lebih tinggi dibandingkan dengan yang segar, yang berkontribusi pada kesehatan pencernaan dan fungsi otak."
Baca Juga: 4 Ikan yang Bisa Membunuh Anda dalam Sekejap!
Bahkan bayam, yang cepat layu saat dibeli dalam keadaan segar, akan tetap menjaga nilai gizinya jika dibekukan.
"Sayuran beku mampu mempertahankan kadar vitamin C dan folat lebih lama, menjaga nilai gizi mereka selama berbulan-bulan," jelas Lambert.