Oleh: Leo Sutrisno
Perjalanan spiritual menyusuri jalan pulang ke Roma bagian ke-10 membahas tentang keselamatan, baptisan anak serta pengakuan dosa.
Mari dimulai dengan pertanyaan , “Apakah Anda sudah diselamatkan?”
Jawaban para musyafir, kira-kira seperti ini. “Ya! Saya yakin setelah kematian akan diselamatkan. Saya akan masuk sorga.”
Menurut mereka, Kitab Suci menyatakan bahwa Kristus telah menjanjikan sorga bagi mereka yang menerima Kristus sebagai Tuhan dan Penyelamatnya.
“Dan. hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan Diri-Nya untuk aku” (Gal 2:20b).
Hanya jika dilahirkan kembali (Yoh 3:3) seseorang dapat diselamatkan. Hanya iman kepada Kristus yang menyelamatkan - yang menjamin masuk sorga, (Sola fide).
Sola Fide -- Hanya iman (saja/LS) merupakan keyakinan menurut Martin Luther tentang Pembenaran. Pembenaran (diselamatkan) itu disebabkan oleh iman kepada Yesus Kristus (Rm 1:7) bukan karena pekerjaan hukum (Rm 3:28).
Bagaimana jawaban orang Katolik?
Gereja Katolik mengajarkan, itu keselamatan bergantung pada keadaan jiwa pada saat meninggal. Hanya jiwa yang secara objektif baik dan berkenan pada Allah yang pantas masuk surga. Jiwa-jiwa seperti itu disebut jiwa-jiwa yang memiliki rahmat pengudus.
Sesungguhnya, Tuhan tidak hanya memperhatikan pada saat-saat terakhir hidup manusia. Banyak kesempatan seseorang untuk mendapat rahmat Allah. Di antaranya dalam penerimaan Sakramen-Sakramen.
Rahmat Allah itu berlimpah. Kita akan selalu dapat memperolehnya asal mau berusaha menjangkaunya.
Terhadap pertanyaan tadi, kira-kira jawaban orang Katolik seperti ini. “Saya sudah ditebus melalui penerimaan Sakrammen Baptis. Dan, seperti Rasul Paulus, saya mengusahakan keselamatan saya dengan takut dan gentar, dengan keyakinan yang penuh harapan (Rm 8:24). Jadi, bukan hanya karena percaya”.
---0---
Artikel Terkait
Para Musyafir Pulang ke Roma (Bagian-1): Ricard Wood, Merasakan Dorongan Lembut untuk Berlutut dan Berdoa
Para Musyafir Pulang ke Roma (bagian-2): David Minirth Terpesona Familiaris Consortio, Paus Yohanes Paulus II
Para Musyafir Pulang ke Roma (Bagian-3): Jack Amstrong Menjadi Percaya Setelah Mendalami Sejarah
Para Musyafir Pulang ke Roma (Bagian-4): Bill Alkire dapat Pencerahan Setelah Berdebat dengan Pria Lusuh
Para Musyafir Pulang ke Roma (Bagian 5): Bob Grodi Ketakukan Akhir Zaman, Temukan Pengakuan Dosa Alkitabiah
Para Musyafir Pulang ke Roma (Bagian-6): Frank Howatt Menemukan Kedamaian, Merasa Nyaman, Damai, dan Teduh
Para Musyafir Pulang ke Roma (Bagian-7): Betty Dameron Segera Sadar Telah Menjadi Farisi Spritual
Para Musyafir Pulang ke Roma (Bagian 8): Scott Hann Katakan Kristus adalah Makanan bagi Jiwa Kita
Para Musyafir Pulang ke Roma (Bagian-9): Kitab Suci Diilhami dan Satu-satunya Sumber Kebenaran Iman?