Suatu ketika, sementara ia meninggalkan rumah sahabatnya, keluarga Pirofalo, saputangannya terjatuh di kursi.
Salah seorang anak perempuan dari keluarga Pirofalo memungutnya dan menyerahkannya kembali kepada Gerardus.
Tetapi, dalam suatu nubuat penglihatan Gerardus mengatakan, “Simpanlah. Saputangan itu akan berguna bagimu suatu hari kelak.”
Sang gadis menyimpan saputangan itu sebagai kenang-kenangan berharga dari Gerardus. Beberapa tahun kemudian, perempuan itu yang kini telah menikah, berada dalam bahaya maut saat hendak melahirkan bayi pertamanya.
Dalam keadaan sakit beranak, ia teringat akan saputangan misterius dan janji Gerardus; ia meminta agar saputangan segera dibawa kepadanya.
Kemudian, diusapkannya saputangan ke kandungannya dan seketika itu juga bahaya berlalu dan ia melahirkan seorang bayi yang normal dan sehat.
Saputangan ajaib diwariskan dari satu ibu ke ibu yang lain sementara mereka hendak besalin di kota Olive hingga Citra.
Ibu yang pertama mewariskan reliqui yang berharga kepada kemenakannya dan dari sana turun-temurun ke generasi berikutnya.
Beberapa keluarga mengambil sepotong kecil dari saputangan itu hingga hanya secarik kecil saja yang tersisa ketika Gerardus dikanonisasi.
Walau demikian, secarik itupun sudahlah cukup untuk meneruskan rahmat-rahmat istimewa kepada saputangan-saputangan lain yang disentuhkan padanya.
Sekarang, saputangan-saputangan serupa saputangan St.Gerardus, yang telah disentuhkan pada reliquinya, dapat diperoleh para peziarah yang mengunjungi tempat ziarah internasional St Gerard Majella di Materdomini, Italia.
Saputangan St Gerardus Majella telah menjadi suatu simbol populer aklamasi Gerardus sebagai pelindung para ibu dan anak-anak, bayi-bayi yang belum dilahirkan dan gerakan pencinta kehidupan.
Pada masa di mana keberadaan keluarga dan kesakralan hidup manusia menghadapi ancaman dari aborsi, kontrasepsi, dan berbagai teknik biomedis, dan dengan berkembangnya “budaya kematian,” santo kecil dengan saputangannya mungkin adalah yang kita butuhkan bagi para ibu yang sedang mengandung, keluarga-keluarga dan seluruh dunia. ****