religi

Para Musyafir Pulang ke Roma (Bagian-11): Apakah Anda Percaya Infalibitas Paus?

Senin, 3 Oktober 2022 | 13:35 WIB
Kepala Negara Vatikan, Paus Fransiskus. Paus Fransiskus Kutuk Operasi Khusus Militer Rusia ke Ukraina (sl/Ist/storiloka/reuters/Remo Casilli)

Ayat-ayat ini menunjukkan posisi Petrus yang ‘menonjol’ di antara para Rasul sejak awal pertemuannya dengan Kristus. Implikasinya adalah pemberian nama dan pemberian kuasa padanya.

Simak Yoh 1:42. Ketika pertama kali bertemu Simon, Yesus memandang dia dan berkata “Engkau Simon, anak Yohanes, engkau akan dinamakan Kefas, yang artinya sama dengan Petrus”. Padanan dari kata ‘petrus’ adalah ‘batu karang’.

Kata ‘petrus’ tidak pernah dikenakan pada manusia karena saat itu hanya diperuntukkan bagi Allah. Tetapi, mengapa Yesus mengenakannya pada Simon?

Dalam Mat 16:18, Yesus berjanji akan mendirikan Gereja di atas batu karang ini. Kemudian, Yesus memberikan dua kuasa (Mat 16:19).’Apa yang kau ikat di dunia ini akan terikat di surga dan apa yang kau lepaskan di dunia ini akan terlepas di surga’.

Kuasa ini adalah kuasa pengampunan dosa dan kausa membuat tata tertib.

Puncaknya, setelah kebangkitanNya, Yesus memberikan kuasa, yang telah dijanjikan sebelumnya. “Gembalakan domba-domba-Ku” (Yoh 21:17). Dan, Yesus adalah Gembala Yang Baik (Yoh 10:11,14). Lihat juga Mat 16:18.

Dengan ini, cukuplah disimpulkan bahwa Petrus (Simon) sungguh pimpinan para Rasul dan diberi Yesus kuasa untuk menggembalakan umat-Nya.

  1. Paus tidak dapat salah (infalibilitas)?

Para musyafir, mungkin juga kita, memaknai ‘tidak dapat salah’ seorang Paus itu berarti ‘tanpa cela’, tanpa dosa.

Bayangkan Anda sedang mengerjakan tes Pancasila yang terdiri atas 50 pertanyaan. Anda disebut tak dapat salah, berapa soal yang Anda jawab benar? Lima puluh (50), bukan?

Pemahaman para musyafir yang mencari jalan pulang ke Roma, memahami infalibilitas Paus (Paus tak dapat salah) pada mulanya seperti mereka yang memilih 50 jawaban benar. Tidak ada jawaban yang salah. Infalibitas Paus berarti Paus tidak berdosa.

BACA JUGA: Agama Katolik: Doa Malaikat Tuhan Dikenal Juga Sebagai Doa Angelus

BACA JUGA: Oktober Merupakan Bulan Rosario bagi Umat Katolik Sedunia. Apa Perbedaan dengan Bulan Maria

Apa yang akan Anda lakukan jika mengetahui bahwa tidak ada yang benar dari pertanyaan itu? Apakah Anda ‘memaksakan’ diri memberikan jawaban atau membiarkan kertas jawaban kosong? Bernarkah demikian?

Karl Keating mengutip  penjelasan dari Konsili Vatikan II (h 102) berikut ini.

‘Biarpun uskup masing-masing tidak mempunyai kuasa istimewa tidak dapat sesat  namun jika mereka, dalam ajaran otentik tentang perkara iman dan kesusilaan, sepakat  bahwa suatu ajaran tertentu harus diterima secara definitif, mereka pun memaklumkan ajaran Kristus tanpa dapat sesat. Dan, itu lebih jelas lagi jika mereka itu bersidang dalam Komisi Ekumenis, serta bertindak sebagai guru dan hakim iman kesusilaan terhadap Gereja semesta, keputusan-keputusan mmereka harus diterima dengan kepatuhan iman’.

Halaman:

Tags

Terkini