religi

Para Musyafir Pulang ke Roma (Bagian-10): Apakah Anda Sudah Diselamatkan?

Minggu, 2 Oktober 2022 | 06:05 WIB
Ini Tema Tema Bulan Kitab Suci Nasional 2022, Ayat Emas dan Sub-sub Temanya

 

“Apakah Anda mengaku dosa kepada imam?”

Para musyafir dan kita, orang Katolik menerima ajaran bahwa selama hidup-Nya, Kristus mengampuni dosa-dosa manusia (Yoh 8:1-11; Luk 7:48; Mrk 2:10). Karena tidak selamanya bersama secara nyata, Kristus memberikan kepada para Rasul kuasa mengampuni dosa (Yoh 20:22-23).

Seperti Yesus yang tidak hidup selamanya, para Rasul juga meneruskan kuasa pengampunan kepada para penggantinya.

Sehingga, Gereja, yang merupakan penerus kehadiran-Nya selama-lamanya, dapat memDDaberikan pengampunan kepada generasi-generasi berikutnya (Yoh 20:21, Mat 18:18).

Kuasa para Rasul berasal dari Tuhan (2Kor 5:18,20). Dan, Kristus memerintahkan para Rasul  menjadikan segala bangsa murid-Nya. Ia juga berjanji  akan selalu menyertai mereka (Mat 28:19-20).

Nah, di titik ini, para musyafir bertanya-tanya.

Mereka berpendapat bahwa kuasa pengampunan itu berhenti pada para Rasul. Para pengganti para Rasul tidak lagi memiliki kuasa pengampunan ini.

Bahkan, ada yang memandang Sakramen Pengampunan Dosa dalam Gereja Katolik merupakan  ‘penipuan’ karena hanya sebagai ‘ciptaan’ para pengganti para Rasul.

Gereja Katolik menyatakan  para Rasul dan para murid percaya bahwa Kristus mendirikan imamat, termasuk kuasa mengampuni dosa atas nama-Nya, lewat para imam.

Bagi orang Katolik  mengakukan dosanya kepada imam itu mimiliki banyak manfaat.  Di antaranya adalah dilakukan dengan  cara yang dimaksudkan Yesus.

Kedua, yang bersangkutan menjadi  yakin bahwa dosanya diampuni (diucapkan lisan oleh imam) serta menerima berkat-berkat sakramental yang lain. Selain itu, ia juga mendapat nasehat agar dapat menghindari di lain waktu.

Di luar itu semua, mengaku dosa kepada imam itu juga salah satu cara kita belajar rendah hati.

Semoga!

 

Halaman:

Tags

Terkini