Uskup Agustinus Gelar Misa Natal, Berkati Gua Maria Mini dan Resmikan Tahun Yubelium di Lapas Pontianak

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Rabu, 1 Januari 2025 | 18:57 WIB
Uskup Agung Keuskupan Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus didampingi Romo Andreas Kurniawan OP secara simbolis membuka Kapel Oikumene sebagai buka Tahun Yubelium. (Dok. Pontianak Globe)
Uskup Agung Keuskupan Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus didampingi Romo Andreas Kurniawan OP secara simbolis membuka Kapel Oikumene sebagai buka Tahun Yubelium. (Dok. Pontianak Globe)

PONTIANAKGLOBE.COM, KUBU RAYA -- Pada 30 Desember 2024 menjadi hari yang istimewa bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Pontianak.

Pada saat itu, Uskup Agung, Keuskupan Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus, bersama Bendahara Keuskupan Agung Pontianak, RP Andreas Kurniawan OP, mempersembahkan misa Natal di Lapas Dewasa Kelas II A Pontianak.

Baca Juga: Gathering Keluarga Dominikan Chapter St. Dominikus Pontianak: Suasana Sukacita dan Kebahagiaan di Desa Senakin

Lapas tersebut berada di Jl Adi Sucipto, Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Selain merayakan kelahiran Yesus Kristus, momen ini juga menjadi tonggak dimulainya Tahun Yubelium, sebuah tradisi Katolik yang berfokus pada pengampunan dosa, pembaruan spiritual, dan pemulihan keadilan sosial.

Pada kesempatan misa bersama para WBP tersebut, Uskup Agustinus, secara simbolis membuka Pintu Kapel Oikumene di Lapas.

Hal ini melambangkan pembebasan dan kesempatan baru.

Tindakan ini merujuk pada tradisi Kitab Imamat tentang pembebasan setiap 50 tahun, sebagaimana ditetapkan oleh Vatikan.

RP Andreas Kurniawan OP -- dikenal juga dengan Romo Andre OP -- menjelaskan bahwa kunjungan Uskup ke Lapas mencerminkan kasih Tuhan yang memberi harapan baru bagi para narapidana.

Ia mengatakan, para narapidana adalah kelompok yang sering terpinggirkan.

Baca Juga: 15 November: Pesta Santo Albertus Agung, Uskup dan Pujangga Gereja, Orang Kudus Katolik Roma dari Ordo Dominikan

Pastor yang juga biarawan Ordo Dominikan itu mengatakan kehadiran Gereja di tengah mereka menunjukkan upaya untuk menyelamatkan jiwa-jiwa dan memberikan kesempatan kedua.

Tahun Yubelium ini menekankan nilai keadilan, pengampunan, dan rehabilitasi bagi mereka yang terpinggirkan, sejalan dengan ajaran Kristus untuk bertobat dan memulai hidup baru.

Berkat Gua Maria Mini

Dalam kesempatan tersebut, Uskup Agustinus juga memberkati Gua Maria mini yang berada di Kapel Oikumene.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X