pontianak-insights

Paus Leo XIV Terbitkan Ensiklik Pertama, Serukan AI Harus Melayani Kemanusiaan

Selasa, 26 Mei 2026 | 15:57 WIB
Paus Leo XIV menyampaikan pidato peluncuran ensiklik Magnifica Humanitas di Aula Paulus VI, Vatikan. Ensiklik ini menjadi respons Gereja Katolik terhadap tantangan etis di era kecerdasan buatan. (Dok. KBRI Tahta Suci)

Ia juga mengaku menerima berbagai laporan yang memunculkan kekhawatiran, termasuk terkait pengembangan sistem persenjataan otonom serta penggunaan algoritma yang berpotensi menentukan akses seseorang terhadap layanan kesehatan, pekerjaan, atau keamanan berdasarkan data yang tidak akurat dan bias.

Dari berbagai masukan tersebut muncul keyakinan bahwa kecerdasan buatan harus “dilucuti senjatanya”, sehingga teknologi dapat digunakan demi kepentingan manusia, bukan sebaliknya.

Paus menilai situasi saat ini membutuhkan keberanian moral untuk mengarahkan perkembangan teknologi ke jalan yang benar serta menjaga nilai-nilai kemanusiaan di tengah kemajuan digital yang berlangsung sangat cepat.

Martabat Manusia Harus Menjadi Prioritas

Mengambil inspirasi dari semangat Rerum Novarum, Paus Leo XIV mengajak masyarakat internasional untuk memastikan kemajuan teknologi selalu berpihak pada martabat manusia, solidaritas, dan kesejahteraan bersama.

Ia menggambarkan revolusi teknologi saat ini sebagai titik balik sejarah yang sebanding dengan perubahan besar yang terjadi pada masa Revolusi Industri.

Menurut Paus, umat manusia sedang menghadapi pilihan penting: menggunakan teknologi untuk membangun peradaban yang semakin memecah manusia atau menjadikannya sarana untuk menciptakan kehidupan bersama yang lebih adil dan bermartabat.

Paus juga menyoroti bahwa AI kini telah memengaruhi berbagai aspek kehidupan, mulai dari pendidikan, ekonomi, kesehatan hingga proses pengambilan keputusan yang berdampak pada kehidupan masyarakat. Bahkan, perkembangan teknologi tersebut turut mengubah cara peperangan dilakukan di berbagai belahan dunia.

Karena itu, Gereja merasa terpanggil untuk menafsirkan berbagai “hal baru” yang muncul pada zaman ini dalam terang Injil dan penghormatan terhadap martabat manusia.

Apa Itu Ensiklik?

Secara etimologis, kata ensiklik berasal dari bahasa Yunani egkyklios, yang berarti surat edaran. Ensiklik merupakan surat pastoral yang ditulis Paus dan ditujukan kepada para uskup Gereja Katolik untuk diteruskan kepada umat beriman, bahkan kepada semua orang yang berkehendak baik (all people of good will).

Dokumen ini menjadi bagian dari otoritas pengajaran resmi Paus dan biasanya membahas persoalan iman, moral, isu sosial, maupun panduan pastoral bagi umat Katolik.

Meski tidak memiliki kekuatan hukum formal seperti bulla kepausan, ensiklik memiliki bobot ajaran yang sangat penting dan sering menjadi rujukan utama dalam memahami pandangan Gereja Katolik terhadap berbagai persoalan dunia.

Sebelumnya, menerbitkan tiga ensiklik, yakni Lumen Fidei (2013), Laudato Si’ (2015), dan Fratelli Tutti (2020), yang masing-masing membahas iman, lingkungan hidup, serta persaudaraan dan persahabatan sosial.

Dokumen Magnifica Humanitas kini menjadi ensiklik pertama Paus Leo XIV sekaligus penanda keterlibatan Gereja Katolik dalam perdebatan global mengenai masa depan kecerdasan buatan dan dampaknya terhadap kehidupan manusia. ***

Halaman:

Tags

Terkini