pontianak-insights

Siswa SMP di Singkawang Diduga Dipukul Pakai Palu oleh Teman Sendiri, Tangkapan Layar Chat Ungkap Dugaan Perencanaan

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:45 WIB
Viral kasus pemukulan anak SMP di Singkawang oleh temannya sendiri menggunakan palu. (Threads @ftmh_azzhr)

PONTIANAKGLOBE:COM; SINGKAWANG -- Seorang siswa SMP di Singkawang, Kalimantan Barat, menjadi korban pemukulan yang dilakukan oleh temannya sendiri.

Korban berinisial W (12) mengalami luka serius di bagian kepala hingga diduga mengalami pecah tempurung kepala setelah dipukul menggunakan palu.

Baca Juga: ENSIKLIK MAGNIFICA HUMANITAS: Cara Paus Lawan Kebangkitan 'Menara Babel'

Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh perselisihan saat bermain game yang kemudian berujung pada tindakan kekerasan.

“Gara-gara pelaku selalu kalah main game, jadi dendam sama si korban. Sejak itu pelaku sering cari ribut, tapi korban tidak pernah meladeni karena mereka berteman,” tulis akun Threads @ftmh_azzhr, Senin, 25 Mei 2026.

Kasus ini menjadi perhatian publik setelah beredar tangkapan layar percakapan WhatsApp yang diduga menunjukkan adanya rencana sebelum aksi terjadi.

Dalam salah satu pesan yang beredar, disebutkan pelaku mengakui telah memukul korban menggunakan palu.

“Aku pecahin kepala W bah. Tengkoraknya pecah. Aku pukul sendiri pakai palu. Sekali pukul langsung lemas dia,” tulis pesan yang beredar di media sosial.

Baca Juga: Kedubes AS Luncurkan Pelatihan Guru di Bali untuk Dukung Bahasa Inggris Wajib di SD di Indonesia dan Timor Leste

Dalam percakapan lain yang diunggah, pelaku disebut menyembunyikan palu di balik sweater sebelum melakukan aksinya.

Ia juga diduga sempat mengajak korban berbincang sebelum melakukan pemukulan.

“Aku sembunyikan palu di sweaterku. Aku pura-pura ngobrol sama dia, terus langsung pukul,” lanjut isi pesan tersebut.

Akibat kejadian itu, W mengalami luka serius di bagian kepala dan harus menjalani perawatan intensif di RSUD Abdul Aziz Singkawang.

Kondisinya disebut masih memerlukan penanganan medis lanjutan.

Selain luka di kepala, korban juga mengalami gangguan pada kemampuan bergerak di bagian kaki, berdasarkan keterangan keluarga.

Halaman:

Tags

Terkini