pontianak-insights

Fakta Baru Kasus dr Myta, Kemenkes Sebut Awalnya Sehat

Sabtu, 9 Mei 2026 | 08:46 WIB
Kemenkes ungkap hasil investigasi penyebab meninggalnya dr Myta Aprilia Azmy. (Dok. Instagram/medicstory.id)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAMBI -- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia akhirnya membuka hasil investigasi terkait meninggalnya dokter magang, Myta Aprilia Azmy yang bertugas di Rumah Sakit KH Daud Arif, Kuala Tungkal, Jambi.

Pelaksana Tugas Inspektur Jenderal Kemenkes, Rudi Supriatna Nata Saputra menjelaskan bahwa dr Myta awalnya dalam kondisi sehat saat mengikuti program internship pada Agustus 2025.

Baca Juga: Laporan Korban Sempat Dicabut, Kasus Ponpes Pati Jadi Terhambat

“Beliau mulai internship sampai dengan masuk stase rumah sakit IGD diawali pada saat seleksi di 4 Agustus 2025,” ujar Rudi dalam konferensi pers di Jakarta Selatan pada Kamis, 7 Mei 2026.

“Data MCU yang bersangkutan dari Laboratorium Kesehatan Masyarakat Palembang, hasilnya normal,” lanjutnya.

Menurut Kemenkes, dr Myta menjalani stase di Puskesmas Kuala Tungkal II sejak 11 Agustus 2025 hingga 10 Februari 2026 tanpa keluhan kesehatan berarti.

“Menjalani stase Puskesmas Kuala Tungkal II. Sepanjang proses internship tersebut, dokter MAA tidak ada keluhan kesehatan,” kata Rudi.

Kemudian pada 11 Februari 2026, dr Myta mulai menjalani stase di rumah sakit dan bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Kondisi kesehatannya mulai menurun pada 26 Maret 2026 dengan keluhan demam, batuk, dan pilek. Namun, ia tetap bekerja dan menjalani pengobatan mandiri.

Kemenkes mengungkap dr Myta sempat tetap menjalani aktivitas meski kondisinya melemah, termasuk saat merayakan ulang tahunnya pada 13 April 2026 dalam kondisi diinfus usai bertugas malam.

“Di tanggal 13 April 2026 ini hari ulang tahun dr MAA. Jadi, dia mendapatkan infus setelah jaga malam dan di IGD dipasang infus,” ujar Rudi sambil memperlihatkan video potong tumpeng ulang tahun dr Myta.

Dua hari kemudian, tepatnya 15 April 2026, dr Myta sempat mengirim voice note kepada rekan sejawatnya untuk meminta bantuan menggantikan jadwal jaga karena merasa tidak kuat bekerja.

“Terdengar napasnya sudah agak sesak,” kata Rudi.

Dalam rekaman suara tersebut, dr Myta terdengar berbicara terbata-bata.

“Aku mau minta tolong gantiin jadwal aku, yang pagi ini. Kalau misa kamu bisa. Hari ini saja. Nanti yang malam biarlah Rena nanti yang gantiin. Aku nggak bisa, nggak kuat Astri,” ucap dr Myta.

Halaman:

Tags

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB