Purnomo Yusgiantoro Bicara Masa Depan Kalimantan Barat: SDM Unggul, Energi Besar, dan Harmoni Kebangsaan

photo author
Jans Angkamor Bong, Pontianak Globe
- Jumat, 5 Juni 2026 | 22:42 WIB
Prof. Purnomo Yusgiantoro Foto bersama dengan tamu undangan, sebagai dokumentasi undangan. Kamis 4 Juni 2026. (Foto: Samuel)
Prof. Purnomo Yusgiantoro Foto bersama dengan tamu undangan, sebagai dokumentasi undangan. Kamis 4 Juni 2026. (Foto: Samuel)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAKKalimantan Barat memiliki modal besar untuk menjadi salah satu pusat pertumbuhan baru Indonesia.

Selain kaya akan sumber daya alam, provinsi ini dinilai memiliki kekuatan sosial yang tidak kalah penting, yakni keberagaman yang hidup harmonis serta lembaga-lembaga pendidikan yang terus berkembang dalam menyiapkan sumber daya manusia berkualitas.

Pandangan tersebut disampaikan Penasihat Presiden Bidang Energi, Prof. Ir. Purnomo Yusgiantoro, M.Sc., M.A., Ph.D., IPU, saat mengunjungi Sekolah Tinggi Teologi (STT) Pastor Bonus Pontianak di Jalan Kebangkitan Nasional No. 5, Pontianak, Kamis (4/6/2026).

Kunjungan mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral serta mantan Menteri Pertahanan Republik Indonesia itu tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dengan civitas akademika STT Pastor Bonus, tetapi juga ruang dialog tentang masa depan Kalimantan Barat, mulai dari pengembangan pendidikan, penguatan nilai kebangsaan, hingga potensi energi yang dapat menggerakkan pertumbuhan ekonomi kawasan.

Prof. Purnomo disambut oleh Emeritus Uskup Agung Pontianak Mgr. Agustinus Agus, Rektor STT Pastor Bonus RP Gregorius Kukuh Nugroho, CM, para dosen, frater calon imam dari berbagai keuskupan di Kalimantan, serta sejumlah tokoh masyarakat dan tamu undangan.

Mengenang Perjalanan Panjang STT Pastor Bonus

Bagi Prof. Purnomo, kunjungan tersebut memiliki makna khusus karena ia menyimpan kenangan panjang bersama lembaga pendidikan yang telah menjadi pusat pembinaan calon imam di Kalimantan itu.

Dia mengingat keterlibatannya bersama Uskup Agustinus pada masa awal pengembangan seminari yang kini berkembang menjadi STT Pastor Bonus.

"Saya punya kenangan manis di tempat ini. Bersama Monsinyur Agus dahulu kami berdiskusi dan berpikir bagaimana seminari ini dapat berkembang. Saya masih ingat ketika kami datang untuk peresmiannya. Karena itu saya merasa bahagia melihat perkembangan yang terjadi sekarang," katanya.

Prof. Purnomo mengapresiasi peningkatan kualitas dan status STT Pastor Bonus yang menurutnya menjadi tanda bahwa lembaga pendidikan tersebut terus bergerak maju.

"Ini sesuatu yang sangat baik. Adanya peningkatan kualitas menunjukkan bahwa STT Pastor Bonus terus berkembang dan memberikan kontribusi yang semakin besar bagi masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, lembaga pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk generasi masa depan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan kepedulian sosial.

Kalimantan Barat Dinilai Berhasil Merawat Kebhinekaan

Selain menyoroti dunia pendidikan, Prof. Purnomo mengaku terkesan dengan kehidupan sosial masyarakat Kalimantan Barat yang dinilainya berhasil menghidupi semangat Bhinneka Tunggal Ika secara nyata.

Sebelum berkunjung ke STT Pastor Bonus, ia menghadiri seminar DPD Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL) Kalimantan Barat sebagai keynote speaker dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum IKAL.

Dalam forum tersebut, ia melihat langsung bagaimana masyarakat Kalimantan Barat mampu menjadikan keberagaman sebagai kekuatan bersama.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Jans Angkamor Bong

Sumber: Majalah DUTA

Tags

Rekomendasi

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB
X