Selain itu, dia membagikan pengalamannya dalam menyusun pesan-pesan Hari Komunikasi Sosial Sedunia selama 60 tahun.
Menurutnya, perutusan Gereja di era digital perlu dimulai sejak usia dini, terutama melalui kehidupan menggereja dan perayaan Ekaristi.
Dia menilai para pembina sekolah minggu memiliki peran penting dalam membangun kebiasaan iman anak-anak sejak kecil.
Dalam homilinya, dia memberikan contoh sederhana tentang bagaimana anak-anak diajak membangun pengalaman iman melalui perjumpaan yang personal.
“Ajarkan anak-anak memegang dada atau tangan mereka, lalu menatap wajah imam sambil mengatakan amin, sehingga ada perjumpaan tatap wajah. Seolah-olah Tuhan Yesus sendiri mencintai mereka,” pesannya. ***
Artikel Terkait
Samarinda Menyambut Era Digital: Literasi dan Keamanan Digital Bersama Komsos KWI dan Kominfo
Penutupan Temu KOMSOS Regio Kalimantan, Dalam Balutan Rekreasi di Sungai Mahakam
Pesan Ketua Komsos KWI: Wartawan Katolik Jangan Terjebak Gaya Medsos, Kembali ke Jati Diri
Pontianak Tuan Rumah Perayaan Komsos Nasional, Gereja Katolik Ingatkan Ancaman AI terhadap Martabat Manusia
Mgr Didik Ingatkan Komsos Harus Menghadirkan Wajah dan Suara Gereja bagi Masyarakat
Kebisingan Digital, Uskup Didik Ingatkan Komsos Tak Sekadar Pengguna Teknologi