Film 'Wajah dan Suara' Warnai PKSN XIII 2026, Angkat Bahaya Manipulasi Identitas di Era Digital

photo author
Stefanus Akim, Pontianak Globe
- Selasa, 26 Mei 2026 | 23:30 WIB
Ketua Komisi Komsos KWI, Mgr. Agustinus Tri Budi Utomo (Mgr Didik) berbincang sejenak dengan sebagian delegasi Komsos di pembukaan PKSN XIII 2026 di Pontianak.  (Komsos KAP)
Ketua Komisi Komsos KWI, Mgr. Agustinus Tri Budi Utomo (Mgr Didik) berbincang sejenak dengan sebagian delegasi Komsos di pembukaan PKSN XIII 2026 di Pontianak. (Komsos KAP)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Film pendek berjudul Wajah dan Suara menjadi salah satu sajian utama pada malam penyambutan peserta Perayaan Komunikasi Sosial Nasional (PKSN) XIII 2026 di Pontianak, Selasa, 26 Mei 2026.

Film yang diproduksi Komisi Komunikasi Sosial Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) tersebut disiapkan sebagai konten resmi PKSN XIII 2026 sekaligus memperingati Hari Komunikasi Sosial Sedunia ke-60.

Baca Juga: Ngopi Siang di Keuskupan: Ini Pesan Uskup Agustinus Dukung Gerakan Ketua Umum LPAI !

Melalui pendekatan refleksi iman dan katekese, film ini menggambarkan berbagai tantangan yang muncul di era digital, termasuk kemampuan teknologi untuk memanipulasi identitas manusia, menciptakan kehangatan relasi yang semu, hingga dimanfaatkan untuk berbagai bentuk penipuan.

Pesan utama film menyoroti pentingnya menjaga keaslian diri, kejujuran, dan empati di tengah perkembangan teknologi yang semakin canggih.

Karya audiovisual tersebut juga menjadi media untuk menerjemahkan ajakan Paus Leo XIV dan Ketua Komisi Komsos KWI, Mgr Agustinus Tri Budi Utomo, agar umat Katolik tetap mengedepankan martabat manusia dalam penggunaan teknologi digital, termasuk kecerdasan buatan (AI).

Baca Juga: TEBAR OMK Keuskupan Sintang 2024 Buah Doa dan Kerja Keras Panitia

Penayangan film mendapat perhatian peserta yang berasal dari berbagai keuskupan di Indonesia.

Selain menjadi sarana refleksi, film ini diharapkan dapat menjadi bahan edukasi bagi umat mengenai tantangan etis yang muncul dalam ruang digital.

Dengan pendekatan visual yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, Wajah dan Suara mengajak masyarakat untuk lebih kritis dalam menggunakan teknologi sekaligus menjaga relasi yang autentik dengan sesama. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Stefanus Akim

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X