“Hari ini dibagi empat SRU, dengan tim satu hingga tiga mencari di luas area 700 meter persegi, melalui darat dan udara, dengan drone,” beber Iwan.
“Tim darat ada 103 orang tim SAR gabungan,” jelasnya.
Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut total ada 20 pendaki yang berada di kawasan Gunung Dukono saat erupsi terjadi.
Baca Juga: Detik-Detik Minyak Sawit Tumpah di Banyuasin, Pengendara Panik Hindari Jalan Licin
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan para pendaki terdiri dari wisatawan asing hingga warga lokal.
“Berdasarkan pendataan sementara, total terdapat 20 orang pendaki yang berada di kawasan Gunung Dukono,” kata Abdul Muhari pada Sabtu, 9 Mei 2026.
“Terdiri dari 9 warga negara asing (WNA) asal Singapura, 3 orang warga dari Ternate dan 8 warga lokal dari wilayah sekitar,” tambahnya.
Hingga berita ini diterbitkan, proses evakuasi dan pencarian korban erupsi Gunung Dukono di Halmahera Utara masih terus berlangsung.***
Artikel Terkait
Dua Pendaki Hilang di Lembah Tengkorak, SAR Temukan Petunjuk Misterius di Jalur Turun
Gunung Slamet Kembali Menelan Korban, Seorang Pendaki bernama Syafiq Hilang saat Mendaki
9 Hari Pencarian, Pendaki Magelang di Gunung Slamet Belum Ditemukan
Pendaki Hilang di Gunung Slamet Ditemukan Meninggal, Sikap Keluarga Tuai Pujian
Pendaki 26 Tahun Hilang di Bukit Mongkrang, Pencarian Hari Pertama Nihil
Pendaki Bukit Mongkrang yang Telah Hilang 24 Hari Ditemukan di Sungai Mitis