Ekraf Banten Tembus 14 Ribu Paket di Pesta Rakyat Monas

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Selasa, 31 Maret 2026 | 21:23 WIB
Foto: Suasana Pasar Rakyat di Monas. (Dok. Istimewa )
Foto: Suasana Pasar Rakyat di Monas. (Dok. Istimewa )

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Pesta Rakyat perdana yang digelar di kawasan Monumen Nasional pada 28 Maret 2026 menjadi ajang kolaborasi antara hiburan dan penguatan ekonomi lokal. Kegiatan yang diinisiasi pemerintah melalui Sekretariat Negara dan Sekretariat Kabinet ini juga menjadi panggung besar bagi pelaku ekonomi kreatif dari berbagai daerah, termasuk Provinsi Banten.

Dalam momentum tersebut, Banten Creative Festival (BCF) menghadirkan kontribusi signifikan dengan membawa 15 brand lokal unggulan. Total sebanyak 42.000 produk ekonomi kreatif dikemas dalam 14.000 paket khusus yang dipasarkan kepada pengunjung.

Baca Juga: Amsal Sitepu Bantah Korupsi, Sebut Hanya Pekerja Seni

Produk-produk tersebut berasal dari berbagai subsektor, mulai dari apparel, active wear, hingga modest fashion. Sejumlah brand yang terlibat antara lain Beger Brand, Flame Active, RZQ Active, V3 Hijab, Resnlight, Brigata, ZEGO, hingga Thirty Three Supply.

Ketua Forum Ekonomi Kreatif Banten sekaligus Founder BCF, M Irfan atau yang akrab disapa Koyong, menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif pemerintah, khususnya Prabowo Subianto, yang membuka ruang bagi pelaku UMKM daerah tampil di panggung nasional.

"Terima kasih banyak Bapak Presiden Prabowo atas acara Pesta Rakyat di Monas 28 Maret 2026. Ini bener-bener jadi mood booster sekaligus peluang emas buat kami para pelaku UMKM lokal untuk unjuk gigi dan makin naik kelas," ujarnya.

Ia juga mengapresiasi peran Teddy Indra Wijaya, Kementerian Sekretariat Negara, serta Kementerian UMKM dalam memfasilitasi keterlibatan pelaku usaha muda dari Banten.

Baca Juga: Karyawan Ayam Geprek Tewas, Diduga Dibunuh Rekan Sendiri

Menurutnya, keberhasilan acara ini diharapkan menjadi pemantik bagi kegiatan serupa di berbagai daerah guna mendorong pemerataan ekonomi dan meningkatkan daya saing produk lokal.

"Semoga acara Pesta Rakyat ini bisa terus digelar setiap tahunnya dan diperluas di daerah-daerah lain supaya membuka lebih banyak peluang, dan tentu saja, mendatangkan cuan bagi kawan-kawan pelaku usaha," tutupnya.

Pesta Rakyat di Monas dinilai menjadi simbol sinergi antara pemerintah dan sektor kreatif dalam merayakan momentum nasional sekaligus memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan menuju Indonesia maju.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X