Karyawan Ayam Geprek Tewas, Diduga Dibunuh Rekan Sendiri

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Selasa, 31 Maret 2026 | 21:12 WIB
Menyoroti insiden viral karyawan kios ayam geprek di Bekasi, Jawa Barat ditemukan tak bernyawa di dalam freezer. (Dok. Instagram.com/@rumpi_gosip)
Menyoroti insiden viral karyawan kios ayam geprek di Bekasi, Jawa Barat ditemukan tak bernyawa di dalam freezer. (Dok. Instagram.com/@rumpi_gosip)

PONTIANAKGLOBE.COM, BEKASI -- Publik di media sosial dihebohkan dengan penemuan jasad pria di dalam freezer kios ayam geprek di kawasan Serang Baru, Bekasi. Korban diketahui bernama Abdul Hamid (39), yang merupakan karyawan di kios tersebut.

Penemuan jasad terjadi pada Sabtu (28/3/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi terbungkus kain di dalam freezer tempat penyimpanan daging di kios “Chicken Alfasa”.

Baca Juga: Geram, Warga Bojongwaru Protes Tumpukan Sampah

Kapolres Metro Bekasi, Sumarni, menjelaskan bahwa jasad pertama kali ditemukan oleh pemilik usaha yang kemudian melapor ke pihak kepolisian.

“Berdasarkan keterangan dari pelapor sebagai pemilik usaha Chiken Alfasa (fried Chicken), bahwa pelapor memiliki 3 orang karyawan,” ujarnya.

Korban diketahui bertugas sebagai penjaga kios dan sehari-hari tinggal di ruko tersebut. Saat kejadian, pemilik usaha sedang mudik ke Cilacap sejak 18 Maret 2026 bersama keluarga.

Dua karyawan lain, masing-masing berinisial SMN dan ANC, diketahui pulang ke daerah berbeda. Namun, saat dihubungi setelah penemuan jasad, keduanya tidak dapat dihubungi.

“Dan 2 orang karyawannya yang bernama SMN dan ANC dihubungi melalui WhatsApp sudah tidak aktif,” ungkap Sumarni.

Selain itu, dilaporkan dua unit sepeda motor serta uang sebesar Rp500 ribu milik pemilik kios turut hilang. Polisi pun menduga kedua karyawan tersebut terlibat dalam kasus ini.

“Diduga pelaku SMN dan ANC,” tegasnya.

Setelah menerima laporan, Polsek Serang Baru langsung melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi.

Baca Juga: Bus Pengantin Terguling di Danau Ranau, 28 Penumpang Luka

Dalam perkembangan terbaru, pihak Polda Metro Jaya telah mengamankan dua orang yang diduga sebagai pelaku.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Abdul Rahim, menyebut penangkapan telah dilakukan dan saat ini masih dalam proses pengembangan.

“2 orang sudah ditangkap dan sedang dilakukan pengembangan,” ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X