Dugaan Keracunan Gas CO, Pasangan dalam Mobil Menyala Ditemukan Tewas di Pidie Jaya

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Kamis, 26 Maret 2026 | 09:38 WIB
Menyoroti insiden viral terkait penemuan jenazah pria-wanita di dalam mobil yang menyala dan terparkir di kawasan Pidie Jaya, Aceh. (Dok. Instagram.com / @baturajatoday - @acehworldtimes)
Menyoroti insiden viral terkait penemuan jenazah pria-wanita di dalam mobil yang menyala dan terparkir di kawasan Pidie Jaya, Aceh. (Dok. Instagram.com / @baturajatoday - @acehworldtimes)

PONTIANAKGLOBE.COM, PIDIE JAYA -- Media sosial tengah dihebohkan dengan penemuan sepasang pria dan wanita yang ditemukan meninggal dunia di dalam mobil yang masih menyala di kawasan Pidie Jaya, Aceh, pada Selasa (24/3/2026) dini hari.

Peristiwa ini pertama kali mencuat setelah warga Desa Keude Luengputu, Kecamatan Bandar Baru, melaporkan adanya mobil mencurigakan yang terparkir cukup lama di lokasi tersebut.

"Warga digegerkan dengan penemuan pasangan suami istri yang meninggal dunia di dalam sebuah mobil dalam kondisi pintu terkunci," demikian keterangan dalam unggahan akun Instagram @baturajatoday, dikutip pada Rabu (26/3/2026).

Baca Juga: Rem Diduga Blong, Mobil Travel Berisi 20 Orang Terjun ke Jurang 7 Meter

Diketahui, kedua korban berinisial M (25), warga Kabupaten Bireuen dan HS (26), warga Kabupaten Bener Meriah.

Mobil tersebut rupanya sudah terparkir sejak Senin sore, 23 Maret 2026. Kecurigaan muncul ketika seorang anggota Polri berinisial Y kembali melintas pada Selasa dini hari sekitar pukul 00.30 WIB dan melihat kendaraan masih berada di lokasi dengan kondisi mesin menyala.

Ia kemudian mengajak dua orang lainnya untuk memeriksa kendaraan tersebut.

Kasat Reskrim Polres Pidie Jaya, AKP Saiful Kamal mengungkapkan bahwa kedua korban ditemukan di kursi depan dalam kondisi tidak merespons saat dipanggil.

"Kedua korban ditemukan dalam posisi miring dengan kondisi tubuh telah kaku," ujarnya pada Rabu, 25 Maret 2026.

Karena tidak ada respons, warga akhirnya memecahkan kaca belakang mobil untuk membuka pintu.

Kedua korban kemudian dievakuasi ke RSU Pidie Jaya untuk dilakukan visum.

Dari hasil pemeriksaan awal, kendaraan dalam keadaan mesin menyala, namun sistem pendingin udara atau AC tidak berfungsi secara optimal.

"Berdasarkan dugaan awal, korban meninggal dunia akibat menghirup gas beracun dari mesin kendaraan yang masih menyala," jelas Saiful.

Di dalam mobil juga ditemukan jerigen berisi bahan bakar minyak (BBM), yang memperkuat dugaan adanya paparan gas karbon monoksida (CO) di dalam kabin.

"Hasil visum tidak ditemukan tanda kekerasan. Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat menghirup gas di dalam kendaraan," tambahnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X