Rem Diduga Blong, Mobil Travel Berisi 20 Orang Terjun ke Jurang 7 Meter

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Kamis, 26 Maret 2026 | 09:31 WIB
Menyoroti kronologi insiden kecelakaan mobil travel di Majalengka hingga kondisi terkini para korban. (Dok. Instagram.com/@informasi_karawang)
Menyoroti kronologi insiden kecelakaan mobil travel di Majalengka hingga kondisi terkini para korban. (Dok. Instagram.com/@informasi_karawang)

PONTIANAKGLOBE.COM, MAJALENGKA -- Kecelakaan tragis terjadi di Desa Manis, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, pada Selasa (24/3/2026) dini hari. Sebuah mobil travel yang mengangkut sekitar 20 penumpang dilaporkan terjun ke jurang sedalam kurang lebih 7 meter.

Peristiwa tersebut terekam dalam video amatir yang diunggah akun Instagram @informasi_karawang, memperlihatkan kondisi kendaraan jenis Isuzu Elf yang ringsek di dasar jurang usai kecelakaan.

Baca Juga: Dadan Hindayana Tantang Menu MBG Rasa Bintang 5 dengan Modal Rp10 Ribu

Menurut keterangan petugas di lokasi, seluruh penumpang diketahui berasal dari Karawang.

"Untuk informasi KLL (Kecelakaan Lalu Lintas), mobil travel dari Sumedang," ujar petugas.

"Semua korban beralamat Karawang semua, total semua korban 20 orang," tambahnya.

Dalam proses awal, warga setempat langsung turun tangan membantu evakuasi korban. Sejumlah penumpang dilaporkan terjebak di dalam kendaraan sehingga evakuasi dilakukan secara manual sebelum petugas tiba.

Kondisi mobil yang rusak parah menyulitkan proses penyelamatan, sementara dugaan awal menyebut kendaraan mengalami gangguan pada sistem pengereman.

Secara terpisah, Kasat Lantas Polres Majalengka, AKP Pandu Surya Renata menjelaskan kronologi kejadian. Ia menyebut kendaraan yang dikemudikan Hasyim Adnan itu melaju dari arah Panjalu menuju Cikijing.

"Kronologis kejadian bermula saat kendaraan Isuzu Elf yang dikemudikan oleh saudara Hasyim Adnan melaju dari arah Panjalu menuju Cikijing," ujarnya.

"Saat melintasi jalanan yang licin serta menurun dan menikung tajam di Blok Maniis Tonggoh, pengemudi diduga dalam kondisi mengantuk dan kelelahan," lanjutnya.

Baca Juga: Di Balik Klaim 100 Persen, Warga Aceh Tamiang Masih Bertahan di Tenda

Selain faktor kelelahan, pengemudi juga diduga tidak menguasai medan jalan yang berliku, ditambah kemungkinan rem tidak berfungsi dengan baik sebelum kendaraan akhirnya terperosok ke jurang.

Akibat insiden tersebut, enam orang dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara korban lainnya mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X