“Khusus untuk SPPG di Lembeyan mohon maaf sebelumnya. Semoga ini jadi pelajaran untuk lebih teliti, profesional dalam bekerja, ini kotoran ayam banyak bakteri dan direbus dengan banyaknya telur lain apa semua gak terkontaminasi?” tulisnya.
Ia menilai kontrol di dapur seharusnya lebih ketat, mengingat ukuran kotoran yang menempel cukup terlihat jelas. Menurutnya, evaluasi perlu dilakukan agar pelaksanaan program yang telah berjalan sekitar setahun itu bisa semakin baik dan higienis.***
Artikel Terkait
Distribusi MBG Disebut Hampir Tiap Hari Telat, Benarkah?
MBG Saat Puasa Diatur Ulang, Publik Soroti Efektivitas Program
MBG Sulit Masuk, Guru Ini Usul Bangun Jembatan Saja
Anselmus Deok Ungkap Dampak MBG: Di Manggarai Harga Wortel Melejit 3 Kali Lipat
Permintaan Tinggi MBG, Petani Buncis Justru Tak Sanggup Penuhi
MBG Ramadan Tuai Kritik, Porsi dan Gizi Dipertanyakan