PONTIANAKGLOBE.COM, MAGETAN -- Video pembagian telur rebus dalam program Makan Bergizi Gratis di Magetan, Jawa Timur, ramai diperbincangkan di media sosial. Rekaman tersebut memperlihatkan telur yang masih menyisakan kotoran ayam di bagian cangkangnya.
Video itu diunggah akun Facebook Tri Winarsih pada Selasa (24/2/2026). Dalam keterangannya, ia menyampaikan keluhan yang ditujukan kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Lembeyan Kulon sebagai pihak yang bertanggung jawab atas distribusi makanan tersebut.
Baca Juga: Buka Puasa dan Dakwah di Colosseum, Gus Miftah: Allah Tidak Memanggil Pendosa
Temuan itu muncul saat ia merekam menu MBG yang dibagikan pada hari kedua masuk sekolah di bulan Ramadan. Dalam video, Tri menyoroti adanya bercak hitam di permukaan telur.
“MBG hari kedua, ini yang membuat aku salfok guys, kok ada hitam-hitam. Kenapa kok kotoran ayamnya masih direbus? Kenapa kok ikut direbus?” ucap Tri.
Ia juga mempertanyakan kelayakan telur tersebut untuk dikonsumsi. Awalnya ia mengira telur itu masih mentah karena terlihat retak. Namun setelah dibuka, ternyata telur sudah matang.
“Apakah ini membuat gizi? Terus ini retak, saya pikir telur mentah karena kalau telur mentah nggak apa-apa, pas dilihat pecah ternyata telur matang (rebus). Apakah layak? Kalau telur masih ada kotorannya terus direbus dan dibagikan untuk dimakan?” lanjutnya.
Tri menegaskan bahwa keluhannya bukan bentuk ketidaksyukuran atas makanan gratis yang diberikan, melainkan dorongan agar pelaksanaan program bisa lebih baik.
“Maaf ya, sekali lagi maaf bukan nggak bersyukur dikasih gratis kok komplain, bukan begitu konsepnya. Hari-hari sudah dikomplain tapi tidak menjadi baik,” tegasnya.
Di media sosial Instagram, akun @magetanviral turut membagikan ulang video tersebut. Tri melalui akun @twinarsih20 menyatakan bahwa telur itu masih ia simpan sebagai bukti.
“Masih ku simpan ini telurnya, takutnya ada yang minta bukti. Ada saksinya juga, kedua adik saya dan di video itu juga ada adik saya,” tulisnya.
Baca Juga: Protes Kasus Tual Meluas ke Jogja, Massa Datangi Polda DIY
Video yang telah ditonton lebih dari 47 ribu kali itu mendapat tanggapan dari Bupati Magetan, Nanik Sumantri. Melalui akun resminya, ia menyampaikan akan menindaklanjuti laporan tersebut.
“Terima kasih, sudah banyak laporan yang masuk dan akan segera ditindaklanjuti,” tulisnya.
Tri juga menyampaikan pesan langsung kepada SPPG Lembeyan agar lebih cermat dan profesional dalam bekerja. Ia mengingatkan bahwa kotoran ayam berpotensi membawa bakteri dan dikhawatirkan mencemari telur lain saat proses perebusan.
Artikel Terkait
Distribusi MBG Disebut Hampir Tiap Hari Telat, Benarkah?
MBG Saat Puasa Diatur Ulang, Publik Soroti Efektivitas Program
MBG Sulit Masuk, Guru Ini Usul Bangun Jembatan Saja
Anselmus Deok Ungkap Dampak MBG: Di Manggarai Harga Wortel Melejit 3 Kali Lipat
Permintaan Tinggi MBG, Petani Buncis Justru Tak Sanggup Penuhi
MBG Ramadan Tuai Kritik, Porsi dan Gizi Dipertanyakan