Manado Diterjang Ombak Besar, Warga Pesisir Diminta Siaga

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Kamis, 8 Januari 2026 | 19:24 WIB
Gelombang tinggi di area Manado Town Square 3. (Dok. Instagram/rendytuejeh_)
Gelombang tinggi di area Manado Town Square 3. (Dok. Instagram/rendytuejeh_)

PONTIANAKGLOBE.COM, MANADO -- Cuaca ekstrem yang disertai gelombang tinggi tengah melanda perairan Sulawesi Utara dan wilayah sekitarnya. Dampaknya terlihat di sepanjang Teluk Manado, di mana air laut pasang hingga meluap ke badan jalan dan area publik.

Fenomena tersebut ramai diperbincangkan setelah sejumlah video tersebar luas di media sosial. Salah satunya diunggah akun Instagram @rendytuejeh_ pada Selasa (6/1/2026). Dalam video itu, air laut tampak menerjang kawasan sekitar Manado Town Square (Mantos) 3 sekitar pukul 20.00 WITA dan menggenangi jalanan.

“Stay safe teman-teman yang tinggal dan beraktivitas di pinggiran pantai,” tulis pemilik akun dalam kolom caption.

Baca Juga: Dua Hari Terendam, Banjir di Banjar Masih Bertahan

Video yang telah ditonton lebih dari 188 ribu kali tersebut memperlihatkan ombak besar datang secara tiba-tiba dari arah laut dan membanjiri area jalan.

Bahkan, sebuah mobil terlihat terdorong oleh ombak hingga akhirnya membentur kendaraan lain di sekitarnya.

Kondisi serupa juga terekam dalam video lain yang diunggah akun TikTok @ingintauindonesia pada hari yang sama.

Dalam rekaman tersebut, air laut tampak telah masuk hingga ke area parkir mobil. Sejumlah warganet pun mengingatkan para pemilik kendaraan agar segera mencuci mobil untuk menghindari karat akibat sisa air laut.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di wilayah Sulawesi Utara.

Masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di kawasan pesisir diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap air laut pasang sejak 6 hingga 9 Januari 2026.

BMKG memperkirakan tinggi gelombang berkisar antara 1,25 meter hingga 4 meter. Gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter atau kategori sedang berpotensi terjadi di perairan Kepulauan Talaud serta perairan selatan dan utara Sulawesi Utara.

Baca Juga: Mahfud MD: Jika Teror Dibiarkan, Semua Bisa Jadi Korban

Sementara itu, gelombang dengan ketinggian 2,5 hingga 4 meter atau kategori tinggi diprakirakan melanda perairan Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan wilayah Minahasa Utara.

Selain ancaman gelombang tinggi, BMKG juga mengingatkan potensi cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang. Kondisi tersebut perlu diwaspadai masyarakat Sulawesi Utara hingga 11 Januari 2026 mendatang.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X