Ferry Irwandi Balas Santai Sindiran DPR soal Donasi Rp10 Miliar

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Selasa, 9 Desember 2025 | 20:55 WIB
Menyoroti kontroversi influencer, Ferry Irwandi dengan anggota Komisi I DPR, Endipat Wijaya ihwal aksi donasi warga untuk korban bencana Sumatera. (Dok. Instagram.com/@irwandiferry)
Menyoroti kontroversi influencer, Ferry Irwandi dengan anggota Komisi I DPR, Endipat Wijaya ihwal aksi donasi warga untuk korban bencana Sumatera. (Dok. Instagram.com/@irwandiferry)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Influencer Ferry Irwandi merespons sindiran Anggota Komisi I DPR RI, Endipat Wijaya, terkait donasi Rp10 miliar yang ia himpun untuk korban bencana Sumatra. Sebelumnya, Endipat sempat menyinggung pihak yang datang membantu korban bencana dan dinilai merasa paling berkontribusi dibanding pemerintah.

Pernyataan itu ramai disorot publik karena dianggap menyerempet Ferry Irwandi dan tim yang datang menyalurkan bantuan langsung ke lokasi Ferry menegaskan dirinya tidak marah atas ucapan Endipat, justru merasa dikuatkan oleh dukungan masyarakat.

“Soal perkataan pak dewan, saya sama sekali tidak merasa amarah dan kesal,” tulis Ferry dalam akun Instagram @irwandiferry pada Selasa (9/12/2025).

Baca Juga: Ferry Juliantono Resmikan KKMP Tukangkayu, Koperasi Kini Naik Kelas

Ia menyebut dukungan publik yang mengalir deras membuatnya tidak punya alasan untuk tersinggung.

“Berkat dukungan luar biasa kawan-kawan semua, yang masif sekali dan tidak berhenti,” lanjutnya.

Sebagai CEO Malaka Project, Ferry mengapresiasi solidaritas warga yang menggalang donasi hingga mencapai Rp10 miliar.

“Tidak ada orang yang bisa merasa kesal dan marah ketika mendapatkan dukungan dan support sebesar ini,” imbuhnya.

Ferry juga menjelaskan bahwa Endipat telah menghubunginya secara pribadi dan meminta maaf. Ia menerima permintaan maaf tersebut karena tidak ingin menciptakan konflik baru di tengah situasi duka bagi para korban.

“Beliau sudah menghubungi saya secara personal dan minta maaf, saya juga menerima itu karena gak adanya juga memelihara konflik di situasi seperti sekarang,” jelas Ferry.

Ia turut menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak warga di lapangan kepada Endipat.

“Saya juga sudah sampaikan beberapa concern dan kebutuhan masyarakat di lapangan dan beliau menerima,” ujarnya.

Di sisi lain, dalam Rapat Kerja Komisi I DPR bersama Menteri Komdigi Meutya Hafid di Senayan pada Senin (8/12/2025), Endipat membandingkan bantuan pemerintah dengan donasi warga yang ia singgung hanya Rp10 miliar. Ia menilai negara sudah memberi bantuan jauh lebih besar.

“Orang yang cuman datang sekali seolah-olah paling bekerja di Aceh, padahal negara sudah hadir dari awal,” ucap Endipat.

Ia juga menyentil keberadaan posko pemerintah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X