Kombes Budi Hermanto Tegaskan Pemeriksaan ABH Tak Bisa Disamakan dengan Dewasa

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Minggu, 30 November 2025 | 07:37 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, ungkap kondisi pelaku ledakan SMAN 72 Jakarta.  (Dok.Polri)
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, ungkap kondisi pelaku ledakan SMAN 72 Jakarta. (Dok.Polri)

Ledakan di SMAN 72 Jakarta terjadi pada 7 November 2025 saat siswa dan guru melaksanakan salat Jumat. Sebanyak 96 orang menjadi korban, terdiri dari 67 luka ringan, 26 luka sedang, dan 3 luka berat.

Baca Juga: Janji Prabowo Tahun Depan 300 ribu Jembatan Berdiri di Pelosok: Realistis atau Sekadar Retorika?

Hasil olah tempat kejadian perkara menemukan tujuh bom yang disebar di lingkungan sekolah.

“Total ada 7 buah bom, di TKP satu, dua bom sudah meledak dengan aktivasi receiver yang dikendalikan dengan remote control yang remote-nya kami temukan di taman baca,” kata Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto.

Ia menjelaskan bahwa dua bom sumbu bakar sudah meledak tidak sempurna, dua bom pipa logam masih aktif, dan satu bom lain berkasing kaleng minuman juga dalam kondisi aktif.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X