Ia juga menilai tidak ada manfaat ekonomi konkret dari kebijakan tersebut.
“Apa keuntungannya? Saya tidak melihat ada. Saya tidak melihat substansinya urgen untuk nilai ekonomi," ujarnya.
Baca Juga: Polisi Kalah Cepat dari Damkar? Kapolri Akhirnya Buka Suara
Respons Bank Indonesia turut menjadi sorotan karena lembaga tersebut menyiratkan bahwa redenominasi tidak akan dilakukan dalam waktu dekat.
"Bank Indonesia sendiri juga mengatakan kalau ini belum, masih jauh, jadi seolah-olah BI menyangkal. Kasarnya, jangan dibahas dulu karena ini masih jauh,” tutupnya.***
Artikel Terkait
SBY Bongkar Strategi Prabowo Hadapi Tarif Impor AS, Pilih Jalur Negosiasi, Bukan Retaliasi
Roy Suryo Klaim Ijazah Jokowi 99,9 Persen Palsu, Begini Kata Mantan Menpora Era SBY tentang Analisa Digital
Ekonom Senior Desak Pemerintah Evaluasi Skandal BLBI dan Subsidi Rekap BCA
Penuh Haru, SBY Puji Sosok Mochamad Thohir Sebagai Pemimpin yang Visioner
Usulan Lama SBY Baru Terealisasi di Era Prabowo, Soeharto Resmi Pahlawan Nasional
Pakar Ekonom Soroti Impor Baju Bekas: Persaingan Nggak Fair, Negara Rugi, Industri Kolaps