RSUD Sultan Muhammad Jamaludin I Klarifikasi Soal Bayi Meninggal Usai Lahir di Sukadana, Begini Fakta Sebenar-nya

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Sabtu, 8 November 2025 | 07:35 WIB
Direktur RSUD Sultan Muhammad Jamaludin I, Kasianus, S.Tr.Kep. (Dok. Pontianak Globe)
Direktur RSUD Sultan Muhammad Jamaludin I, Kasianus, S.Tr.Kep. (Dok. Pontianak Globe)

PONTIANAKGLOBE.COM, KAYONG UTARA -- Manajemen RSUD Sultan Muhammad Jamaludin I Sukadana memberikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan mengenai meninggalnya seorang bayi tiga hari setelah dilahirkan, yang sempat menjadi sorotan publik di Kayong Utara.

Sebelumnya, beredar di salah satu media daring berita berjudul “Tiga Hari Usai Melahirkan, Bayi Dinyatakan Meninggal, Pihak Keluarga Geruduk RS Jamaludin I Sukadana”.

Baca Juga: The Guardian Sebut IKN Terancam Jadi Kota Mati, Pemerintah Bungkam?

Menanggapi hal tersebut, pihak rumah sakit menegaskan bahwa seluruh prosedur medis telah dilakukan sesuai standar dan kode etik profesi.

Direktur RSUD Sultan Muhammad Jamaludin I, Kasianus, S.Tr.Kep, menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa keluarga pasien. 

“Kami memahami duka keluarga dan menyampaikan empati yang sebesar-besarnya,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (7/11/2025).

Kasianus menjelaskan, hasil pemeriksaan medis menunjukkan bayi tersebut mengalami hiperbilirubinemia (kadar bilirubin tinggi) disertai peningkatan sel darah putih (leukosit) yang menandakan adanya infeksi berat.

Baca Juga: Di Depan Pejabat Negara, Prabowo Tegaskan Tak Takut pada Jokowi

Kondisi itu menyebabkan gangguan serius pada organ vital bayi. 

“Tim medis telah melakukan berbagai upaya sesuai standar penanganan medis, termasuk observasi intensif, fototerapi, serta perawatan suportif,” jelasnya.

Pihak rumah sakit juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan dalam proses komunikasi dengan keluarga pasien.

Baca Juga: Kapolri Ungkap Pelaku SMAN 72 Sempat Dibawa ke RS Bersama Korban

“Kami akan memperkuat sistem komunikasi antara petugas medis dan keluarga pasien agar setiap informasi dapat diterima dengan jelas dan terbuka,” tambah Kasianus.

Sebagai langkah tindak lanjut, RSUD Sultan Muhammad Jamaludin I akan melakukan evaluasi internal dan audit pelayanan untuk memastikan mutu layanan medis terus meningkat serta mencegah agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X