PONTIANAKGLOBE.COM, BANTEN -- Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa dirinya tidak dikendalikan oleh Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). Ia menilai isu tersebut tidak benar dan menunjukkan budaya politik yang kurang sehat di Indonesia.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri peresmian Pabrik Lotte Chemical di Cilegon, Banten, pada Kamis, (6/11/2025). Dalam pidatonya, Prabowo menepis anggapan yang menyebut dirinya masih berada di bawah pengaruh Jokowi.
“Prabowo masih dikendalikan Jokowi, enggak ada itu,” ujar Prabowo.
Baca Juga: Ledakan di Tengah Salat Jumat, Siswa dan Guru SMAN 72 Jadi Korban
“Pak Prabowo takut sama Pak Jokowi? Ya enggak ada itu. Untuk apa saya takut sama beliau,” lanjutnya dengan nada tegas.
Prabowo menyoroti budaya politik yang cenderung mencari-cari kesalahan pemimpin setelah mereka tidak lagi berkuasa. Menurutnya, perilaku semacam itu harus diubah agar bangsa Indonesia bisa lebih dewasa dalam menghargai jasa pemimpin sebelumnya.
“Saya minta Pak Jokowi diundang karena saya lihat mulai ada budaya yang tidak baik. Pemimpin dicari-cari kesalahannya, padahal saat berkuasa disanjung-sanjung. Ini budaya apa? Harus kita ubah,” ucapnya.
Baca Juga: 2 Bulan Menghilang, Identitas Dua Demonstran Akhirnya Ditemukan di Gedung Tua Kwitang
Prabowo juga mengaku menghormati pendahulunya, termasuk Jokowi, yang dianggap telah bekerja keras membangun fondasi berbagai proyek strategis nasional.
“Saya yang beruntung, Pak Jokowi yang capek-capek merintis, saya yang meresmikan. Itu namanya takdir. Tapi karena saya takut kualat, saya undang beliau. Saya hormati semua pendahulu saya,” tutur Prabowo di hadapan para tamu undangan dan pejabat negara yang hadir.
Pidato Prabowo itu menjadi sorotan publik karena menegaskan posisinya sebagai pemimpin yang mandiri sekaligus menyerukan etika politik yang saling menghormati antar generasi pemimpin.***
Artikel Terkait
Lebih Besar dari Usulan! Prabowo Setujui Rp5 Triliun demi Kereta Rakyat
Naik KRL Tanpa Pengawalan Ketat, Prabowo Diserbu Warga di Stasiun Manggarai
Respons Keras Mahfud MD soal Sikap Prabowo: Siap Tanggung Boleh, Tapi Mekanisme Harus Dibongkar
Soeharto Pahlawan Nasional? Jokowi Tak Melarang, Tapi Ingatkan Ada Proses Resmi
Ijazah Jokowi Resmi Dinyatakan Asli, Polisi Tetapkan 8 Pelaku Fitnah
Kasus Ijazah Jokowi Makin Panas, Polda Metro Beberkan Pasal Berat untuk 8 Tersangka