2 Bulan Menghilang, Identitas Dua Demonstran Akhirnya Ditemukan di Gedung Tua Kwitang

photo author
Nugroho Christian, Pontianak Globe
- Jumat, 7 November 2025 | 16:44 WIB
Karo Labdokkes Polri, Brigjen Sumy Hastry Purwanti (tengah) ungkap proses identifikasi dua kerangka di Kwitang yang kini telah diketahui identitasnya. ( (Dok. YouTube/Hastry Forensik)
Karo Labdokkes Polri, Brigjen Sumy Hastry Purwanti (tengah) ungkap proses identifikasi dua kerangka di Kwitang yang kini telah diketahui identitasnya. ( (Dok. YouTube/Hastry Forensik)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Polda Metro Jaya akhirnya mengumumkan hasil pemeriksaan forensik terhadap dua kerangka manusia yang ditemukan di salah satu gedung di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat. Hasil pemeriksaan memastikan bahwa keduanya identik dengan dua pengunjuk rasa yang dilaporkan hilang sejak demonstrasi pada Agustus 2025.

Konfirmasi ini disampaikan dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat, 7 November 2025, dihadiri perwakilan kepolisian, tim Puslabfor Polri, pemilik gedung, dan keluarga korban.

Baca Juga: Teror di Sekolah! Ledakan di SMAN 72 Bikin Puluhan Siswa Luka dan Polisi Temukan Senjata Api

Karo Labdokkes Polri Brigjen Sumy Hastry Purwanti menjelaskan bahwa identifikasi dilakukan dengan teknologi DNA dan odontologi forensik.

“Dari hasil pemeriksaan DNA dan odontologi forensik, nomor postmortem 0080 cocok dengan antemortem 002 sehingga teridentifikasi sebagai Reno Syahputra Dewo,” ujar Hastry.

Hasil serupa juga ditemukan pada kerangka kedua.

“Pemeriksaan DNA dari tulang nomor postmortem 0081 cocok dengan antemortem 001, sehingga teridentifikasi sebagai Muhammad Farhan Hamid,” tambahnya.

Hastry menegaskan proses identifikasi dilakukan secara berlapis untuk menjamin keakuratan hasil. Pemeriksaan dilakukan pada gigi, struktur tulang, hingga perhiasan yang masih melekat pada sisa tubuh korban.

“Kami melakukan pemeriksaan primer berupa odontologi forensik, teknik superimpos, dan dua kali pengambilan sampel DNA dari tulang,” jelasnya.

Penemuan dua kerangka di kawasan Kwitang ini sempat menggemparkan publik karena dikaitkan dengan laporan hilangnya dua demonstran dalam aksi unjuk rasa di Jakarta pada Agustus lalu.

Baca Juga: Roy Suryo Anggap Penetapan Tersangka Dirinya Bentuk Kriminalisasi Intelektual

Setelah melalui proses identifikasi panjang, polisi memastikan bahwa jenazah tersebut adalah Reno Syahputra Dewo dan Muhammad Farhan Hamid.

Dengan hasil tersebut, penyelidikan kini berfokus pada penyebab kematian kedua korban dan kemungkinan hubungannya dengan aksi demonstrasi yang berujung ricuh pada Agustus 2025.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Nugroho Christian

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X