Geger AS! Charlie Kirk Tewas Ditembak di Kampus, Trump Juga Pernah Jadi Target

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Jumat, 12 September 2025 | 06:04 WIB
Charlie Kirk, tokoh aktivis asal Amerika Serikat yang tewas terbunuh dalam kasus penembakan di Utah, AS.  (X.com @DivineLovesus)
Charlie Kirk, tokoh aktivis asal Amerika Serikat yang tewas terbunuh dalam kasus penembakan di Utah, AS. (X.com @DivineLovesus)

PONTIANAKGLOBE.COM, UTAH -- Aktivis sayap kanan Amerika Serikat (AS), Charlie Kirk, tewas dalam insiden penembakan di Universitas Utah Valley pada Rabu, 10 September 2025, waktu setempat.

Pendiri organisasi konservatif Turning Point USA itu meninggal dunia di usia 31 tahun.

Baca Juga: Wamenpar Ni Luh Puspa Perkuat Diplomasi Pariwisata Indonesia di G20 Afrika Selatan

Peristiwa tragis ini terjadi saat Kirk tengah memimpin debat terbuka bertajuk “Prove Me Wrong” di kampus tersebut.

Forum itu biasa ia gunakan untuk mengajak mahasiswa menantang pandangan politik maupun budayanya.

Namun, suasana mendadak ricuh ketika tembakan terdengar tepat pukul 12.00 siang waktu lokal.

Komisaris Keamanan Publik Utah, Mason, mengungkapkan pihaknya telah mengantongi rekaman jelas mengenai pelaku yang hingga kini masih buron.

Baca Juga: Didik Madiyono Jabat Plt. Ketua Dewan Komisioner LPS

“Kami punya rekaman pergerakan pelaku sebelum dan sesudah penembakan,” tegas Mason, dikutip CBS News, Kamis (11/9/2025).

Menurut Mason, pelaku menggunakan senapan bolt-action bertenaga tinggi.

Ia tiba di kampus pukul 11.52, naik ke atap gedung dekat lokasi acara, lalu melepaskan satu tembakan mematikan.

Setelah itu, pelaku melompat dari sisi gedung dan kabur menuju permukiman di luar kampus.

Polisi kini menelusuri jejaknya lewat kamera keamanan dan keterangan saksi.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Bongkar Dana Rp425 T Mengendap di BI, Sebut Jadi Biang Sulitnya Cari Kerja

Mason juga menegaskan agar publik tidak mengganggu saksi yang telah diperiksa dan dibebaskan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X