money-moves

Dari Diskusi Unika San Agustin: Begini Kondisi Kalbar dalam 10 Tahun ke Depan, Robini Sebut Kampus Ingin Berkontribusi buat Daerah

Jumat, 12 September 2025 | 13:30 WIB
Rektor Universitas San Agustin, Dr RP Johanes Marianto Robini OP, saat memberikan kata sambutannya pada diskusi panel. (Pontianak Globe @Steve Vantax)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Universitas Katolik (Unika) Santo Agustinus Hippo atau dikenal juga dengan San Agustin menggelar diskusi panel dengan tema utama ‘Kalbar Dalam 10 Tahun ke Depan’.

Sejumlah narasumber dihadirkan dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga: Purbaya Yudhi Sadewa Gantikan Sri Mulyani Sebagai Menteri Keuangan, Begini Kata BRI Danareksa tentang Perspektif Baru atas Tantangan Ekonomi Indonesia

Antara lain Dra Mahmudah, Kepala Badan Perencanaan Provinsi Kalbar (Bapedda), Kepala Biro Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalbar Muh Saichudin, serta Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPerBI) Provinsi Kalimantan Barat, Doni Septadijaya.

Sedangkan sebagai penanggap antara lain menghadirkan Stefanus Akim dari Tribun Pontianak dan Raydatodi dari Kompas TV, serta para romo dan civitas akademika dari San Agustin.

Rektor Universitas San Agustin, Dr RP Johanes Marianto Robini OP, dalam kata sambutannya banyak berterima kasih kepada para panelis yang memberikan pemaparan.

Rektor yang dilantik pada awal 2024 ini menambahkan, San Agustin ini berkontribusi positif bagi Kalbar.

Di antara kontribusi positif itu adalah melakukan riset, serta tak ragu membuka kampus di daerah, seperti di Ngabang, Kabupaten Landak.

Baca Juga: Musim di Dunia Tidak Sama, Ini Bedanya di Australia, Eropa, Amerika, Asia, dan Afrika

Rektor yang belum setahun menjabat tersebut langsung menggebrak dengan sejumlah kegiatan bermanfaat, termasuk diskusi panel “Kalbar Dalam 10 Tahun ke Depan”.

Imam Eksorsis Keuskupan Agung Pontianak itu juga menerangkan hubungan antara Universitas San Agustin dengan Universitaas Santo Thomas di Manila, Filipina.

Kedua kampus tersebut Adalah sama-sama dikelola oleh Ordo Dominikan (OP).

Romo Robini menambahkan diskusi panel kali ini sebagai langkah awal untuk brainstorming diskusi-diskusi lebih massif dan besar serta melibatkan banyak orang selanjut-nya.

“Kami akan menggelar diskusi lebih dalam lagi dengan tema yang lebih menkerucut lagi setelah ini,” papar Romo Robini.

 

Halaman:

Tags

Terkini