Dari Diskusi Unika San Agustin: Begini Kondisi Kalbar dalam 10 Tahun ke Depan, Robini Sebut Kampus Ingin Berkontribusi buat Daerah

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Jumat, 12 September 2025 | 13:30 WIB
Rektor Universitas San Agustin, Dr RP Johanes Marianto Robini OP, saat memberikan kata sambutannya pada diskusi panel. (Pontianak Globe @Steve Vantax)
Rektor Universitas San Agustin, Dr RP Johanes Marianto Robini OP, saat memberikan kata sambutannya pada diskusi panel. (Pontianak Globe @Steve Vantax)

Stefanus Akim juga menyoroti Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang tak bisa menyelesaikan persoalan kemiskinan.

“Pola sejenis BLT sudah dilakukan pada abad ke-19 di Jerman. Dan itu gagal,” kata Stefanus Akim.

Kemudian katanya muncullah ide dari Friedrich Wilhelm Raifffeisen dimana para petani, orang miskin, saling membantu.

Ide itu kemudian menjadi cikal bakal Credit Union (CU) saat ini.

“Terbukti CU di kampung-kampung, bahkan di kota sangat membantu anggota-nya,” ujar Stefanus Akim. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X